Massa Hadang Anggota Komisi V DPRA di Gerbang PT Medco E&P Malaka

Massa Hadang Anggota Komisi V DPRA di Gerbang PT Medco E&P Malaka
Rombongan Anggota Komisi V DPRA dihentikan warga dipintu gerbang PT Medco lalu diajak untuk melihat lahan masyarakat yang rusak, Jumat (19/3/21). Foto/Cakradunia.co/Rachman

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk- Sejumlah Warga di Kecamatan Indra Makmu menghadang mobil rombongan Komisi V DPRA yang baru selesai melakukan kunjungan ke Central Processing Plan (CPP) PT Medco E&P Malaka di Kecamatan Indra Makmu. Aceh Timur. Jumat (19/3/2021) 

Penghadangan dilakukan warga setelah mobil rombongan komisi V DPRA keluar dari pintu gerbang gate 1, PT Medco E&P Malaka. aksi tersebut terjadi setelah sejumlah warga yang mengetahui dan menunggu selesainya rombongan komisi V DPRA bertemu dengan pihak PT Medco, sejak pukul 10:00 pagi tadi.  

Aswet Mantan Panglima Sagoe laot Ijo, bersama sejumlah warga lainnya menunggu hingga pukul 12:00 siang lebih, agar bisa berjumpa dengan rombongan DPRA untuk diajak langsung melihat kondisi lahan masyarakat yang terdampak akibat adanya jalur right of way (ROW) PT Medco, yang telah merugikan puluhan hektar lahan pertanian warga. 

“Iya, pagi tadi, kami ketahui ada rombongan DPRA yang ke CPP Medco, jadi pas kami kemari mereka sudah berada di dalam CPP, akhirnya kami menunggu sampai mereka selesai, tujuan kami adalah agar Anggota DPRA mengetahui dan melihat langsung kondisi kami di sini, bukan hanya baca berita atau dari pihak lain. Cuma itu tujuan kami, menyerap aspirasi langsung dari kami”ucap mantan Panglima sagoe Laot Ijo tegas.

Ketua Komisi V DPRA M. Riza Fahlevi (menunjuk) didampingi dua  anggota Komisi  bersama warga berada di lokasi lahan pertanian warga yang terdampak akibat pembangunan jalur ROW PT Medco E&P Malaka. Foto/Cakradunia.co/Rachman

 Saat ini, ucapnya lagi akibat pembangunan jalur ROW PT Medco puluhan hektar lahan sawah dan perkebunan warga tidak bisa digunakan secara maksimal akibat tergenangnya air saat musim hujan atau kering saat musing kemarau. 

“Penghadangan tadi sebetulnya agar anggota dewan mau ke lokasi yang memang bermasalah. Namun, kami sedikit kecewa, dari sejumlah rombongan cuma M. Riza Fahlevi (Ketua Komisi V), Muhammad Yunus (Banta) dan satu orang lagi Anggota Komisi V yang tidak kami tahu namanya termasuk ada Tarmizi (Ta Prang) anggota DPRK Aceh Timur ikut turun kelokasi,” ungkapnya.

Padahal,tambahnya,  kami sangat berharap semua komisi V DPRA yang hadir ke CPP, untuk melihat langsung kondisi.

 “Tapi itulah, mungkin dengan berbagai alasan mereka tidak mau ikut untuk melihat dan mendengat keluhan warga yang sudah menunggu di lokasi lahan pertanian,”katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPRA M. Rizal Fahlevi Kirani didampingi Muhammad Yunus (Banta) dan Ketua Fraksi Partai Nasden DPRK Aceh Timur. H. Tarmizi (Ta Prang) saat berada dilokasi lahan warga mengatakan akan segera menindak lanjuti keluhan warga dan akan menjadi bahan diskusi lintas komisi di DPRA.

“Kasus ini akan kami selesaikan, kami akan bahas ini, apakah benar lahan ini produktif sebelum adanya PT Medco. Kalau memang ini lahan produktif, PT Medco punya kepentingan untuk menghidupkan kembali lahan tersebut sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di lingkar tambang perusahaan,”sebutnya di lokasi jalur ROW.

Foto Cakradunia.co/Rachman

Politisi PNA ini juga menyebutkan bahwa terkait beberapa keluhan warga sudah disampaikan saat pertemuan mereka dengan PT Medco. Dewan akan melihat ini secara objektif, ini ranah BPMA untuk memverifikasi setiap keluhan masyarakat sehingga PT Medco bisa bertanggungjawab terhadap kondisi warga di lingkar tambang.

Begitupun, terkait sejumlah anggota Komisi V DPRA, Riza Fahlevi mengatakan kenapa beberapa anggota lainnya tidak ikut kelokasi, Karena tidak ada agenda dari pertama dan mereka buru-buru shalat Jumat.

“Yang penting sudah ada saya menjadi representatif mewakili semuanya,” tutup Rizal.

Rachman

Komentar

Loading...