Mantan Kadis Pendidikan Aceh Jadi Dekan FKIP Uniki

Mantan Kadis Pendidikan Aceh Jadi Dekan FKIP Uniki
FOTO BERSAMA - Ilyas Wahab baju batik dan Rezeki Muammar baju biru foto bersama Rektor Marwan Hamid (dua kanan) dan Dr.Amiruddin Idris Pembina yayasan Kebangsaan (kanan) usai dilantik.Its

CAKRADUNIA.CO, Bireuen - Mantan Kadis Pendidikan Aceh pada masa Gubernur Irwandi Yusuf, Dr Mohd. Ilyas Wahab, SE,. MM, dilantik menjadi Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unversitas Islam Kebangsaan Indonesia ( Uniki) Bireuen, Sabtu (13/6)

Jabatan Dekan FKIP Uniki selama ini dipangku oleh M.Rezeki Muammar,  M.Ed, telah menjabat sebagai Ketua Pogram Profesi Guru (PPG) Universitas Almuslim, Peusangan.

Pengukuhan dilaksanakan di aula kampus  Uniki, Sabtu siang disaksikan Direktur Pasca Sarjana (S2) Magister Manajemen Uniki, pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen Dr.H.Amiruddin Idris,SE.MSi dan sejumlah dosen.

Rektor Uniki, Dr.H.Marwan Hamid, MPd mengatakan penggantian Dekan FKIP ini merupakan hal biasa dalam sebuah manajemen sebagai upaya untuk memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa dan masyarakat.

“Pengangkatan pak Dr. Moh Ilyas A. Wahab GAM,SE.,M.Si. merupakan kebutuhan UNIKI, beliau praktisi dan akademisi telah memiliki wawasan luas di dunia pendidikan Aceh.Kami berharap dengan banyak pengalaman dan koneksi  beliau dapat mengabdikan ilmunya untuk kemajuan UNIKI dan dunia pendidikan secara umum,”kata Rektor Marwan.

Unika mengucapkan terimakasih manatan dekan Rezeki  Muammar  yang sudah banyak membantu Uniki selama ini.

Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen, .Amiruddin Idrismengatakan Mohammad  Ilyas Wahab merupakan dosen tetap UNIKI  berhombase di program Magister Manajemen (S2) UNIKI.

“Beliau berlatar belakang pendidikan mulai jenjang SI hingga S3 adalah ekonomi manajemen, tetapi beliau lama sekali kiprah kerja di bidang pendidikan,”kata Amiruddin.

Mohd Ilyas, pernah sebagai Kadis Pendidikan Kota Lhokseumawe dan Kadis Pendidikan Aceh, terakhir sebagai dosen tetap pada Universitas Islam Kebangsaan (Uniki) Bireuen.

Zulkifli

 

Komentar

Loading...