Madat Jadi Gampong Percontohan, Keuchik Rustam: Ini Wujud Kerja Keras Warga Desa

Madat Jadi Gampong Percontohan, Keuchik Rustam: Ini Wujud Kerja Keras Warga Desa
Camat Muktaruddin bersama muspika Madat ketika mengunjungi Gampong Madat. Foto/cakradunia.co/Rachman

CAKRADUNIA.CO- Idi Rayeuk - Keuchik Gampong Madat, Rustam Husen berhasil menjadikan Madat sebagai pilot project ‘Gampong Tangguh Bereh’ di Pemkab Aceh Timur tahun 2020 ini.  

Atas keberhasilan itu, Bupati Rocky ketika meluncurkan Madat sebagai Gampong Percontohan di depan Forkompimda Aceh Timur Seluruh Kepala Dinas Aceh Timur, OPD Aceh Timur, Camat se-Aceh Timur, Forum Keuchik Se-Aceh Timur, Senin (20/7) meminta Forum Keuchik Aceh Timur meniru pola kerja Madat.

Rustam Husen menceritakan kepada cakradunia.co, Kamis (23/7/2020) bahwa kerja keras seluruh perangkat gampong bersama masyarakat dan didampingi oleh muspika Madat selama persiapan menjadi ‘Gampong Tangguh Bereh, terbayar dengan hadirnya pejabat teras Pemkab Aceh Timur ke gampongnya

Rustam senang bercampur bangga ketika Bupati Rocky mengatakan kepada Forum Keuchik se-Aceh Timur  agar dapat mencontoh apa yang telah digagas oleh Madat. Mereka harus melihat dan ikuti potensi yang ada di madat mulai dari sektor pertanian, perikanan, ekonomi masyarakat, tata kelola pemerintahan gampong, hingga upaya penanganan Covid -19 dengan Baik.

Untuk mewujudkan impian itu, mereka sudah bekerja sekitar dua bulan untuk menindaklanjuti program pemerintah menjadikan  Madat menjadi Gampong Tangguh Bereh.

“Setelah pak camat memberi tahukan program ini, saya meminta seluruh aparat gampong dan masyarakat untuk melakukan gotong royong membersihkan semua lingkungan gampong, kantor dan sekolah yang ada di wilayah madat. Siang malam tidak nyenyak tidur memikirkan agar semua kegiatan itu bisa berjalan sesuai dengan keinginan,” ungkapnya

Keuchik Gampong Madat, Rustam Husen. Foto/cakradunia.co/Rachman.

Ia mengungkapkan kegiatan ini berhasil berkat bantuan dan dukungan muspika. Camat Madat, Muchtaruddin terus mensuport apa yang harus dilakukan.

Awalnya ketika mengajak masyarakat, aparatur gampong sedikit dipaksaka agar semua bergerak. Sekarang, di setiap rumah warga - paling sedikit ada satu jenis tanaman sayur mayur yang tumbuh yang akan menjadi ‘cadangan’ kebutuhan dapur masyarakat.

Forum Keuchik Madat Kompak

Sementara itu, Ketua Forum Keuchik Madat,  Azhar menyebutkan sebelum ada program gampong tangguh bereh, muspika dan seluruh keuchik sudah kompak,

Untuk saling berbagai infomasi, forum keuchik Madat membuat grup whatsapp. Setiap Jum’at keuchik wajib mengupload kegiatan gotong royong yang dilakukan di gampong masing-masing.  Jika  tidak ada kegiatan dalam satu bulan, pihak muspika akan turun ke gampong tersebut.

Malahan, katanya, bila ada masyarakat yang buka lahan tidur, semua keuchik bersama muspika turun untuk membantu dan mengadopsi untuk dikembangkan di gampong masing-mamsing.

“Bagi kami menggunakan fasilitas teknologi Itu, sebagai salah satu cara untuk terus bisa jalin komunikasi dan kekompakan forum. Mudah-mudahan, semangat aparatur dan warga Gampong Madat menjadi motivasi keuchik lain untuk segera mengikuti jejak Pak Rustam Husein,” urai Azhar senang.

(Rachman)    

Komentar

Loading...