LMND Aceh Timur: Kami Kawal ‘Kasus’ Petani Korban Perusahaan PT Medco

LMND Aceh Timur: Kami Kawal ‘Kasus’ Petani Korban Perusahaan PT Medco
Ketua EK-LMND Aceh Timur, Zulkifli (kanan) saat menjelaskan permasalahan yang dialami petani lingkar perusahaan tambang PT Medco kepada pimpinan DPRK Aceh Timur, Selasa (16/2/21). Foto/cakradunia.co/Rachman

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk-— Eksekutif Kabupaten Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Aceh Timur akan mendampingi para petani yang dirugikan akibat pembangunan jalan right of  way (ROW) milik PT Medco E&P Malaka.

"Kami dengan petani sudah berdiskusi tahap awal dengan DPRK Aceh Timur terkait masalah yang dialami di lingkar tambang PT Medco. Dalam diskusi tersebut, pihak DPRK berjanji akan turun langsung kelokasi dan kemudian mencari solusi atas persoalan tersebut," ujar Ketua EK-LMND, Zulkifli, Rabu (17/2021)

Zulkifli menyebutkan, dia bersama petani bertemu dengan DPRK Aceh Timur di ruang sidang B  untuk membahas agar petani bisa kembali memamfaatkan lahan milik mereka yang terlantar selama ini dan akan terus mengawal hingga tuntas dan petani bisa kembali menggarap lahan mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka.

"Kami berharap DPRK Aceh Timur serius menangani persoalan yang dialami petani lingkar tambang PT Medco, jangan sampai suara mereka yang telah diwakilkan kepada legislatif hilang begitu saja,” kata  Zulkifli tegas.

Desakan tersebut, katanya, bukan bearti meragukan kinerja pihak DPRK, namun untuk menegaskan bahwa persoalan yang dialami petani merupakan hal yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup mereka.

Untuk diketahui, puluhan petani yang memiliki lahan di sepanjang jalan lingkat (right of way) atau jalur pipa milik PT Medco E&P Malaka hilang pekerjaan mereka sebagai petani sejak pembangunan jalan tersebut. 

Kondisi itu muncul setelah tertutupnya saluran air hingga menggenangi lahan mereka, ada sekitar ±80 hektare lahan yang terbengkalai dan tidak lagi produktif.

Rachman

Komentar

Loading...