Lansia Aceh Jangan Hindari Vaksin

Lansia Aceh Jangan Hindari Vaksin
Warga lansia China Banda Aceh sedang menanti giliran vaksin di Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh, Kamis (22/4/21). Foto/Adnan NS

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh - Tokoh Pers Aceh, Adnan NS mengajak para kaum lanjut usia (Lansia) Proinsi Aceh jangan menghindari suntikan vaksin, karena ancaman virus corona masih mengancam kehidupan kita.

Menurut Senator Indonesia perdana mengemukan hal ini usai melakukan suntikan vaksin kedua kalinya di RSIA Blang Padang Banda Aceh, Kamis 22 April 2021.

Dalam hal ini tidak ada yang perlu ditakuti.

"Dikatakan sakit, saya tidak merasakannya. dikatakan ada effek sampingan pasca suntikan, saya juga tidak mengalami apa-apa. Kenapa harus takut?," katanya.

Selama ini, tambahnya,  yang ya nya, kita ditakut-takuti melalui medsos yang tidak tahu ujung pangkalnya. Kalau ketakutan pada jarum suntik, itu mungkin banyak.Tapi, bukan berarti takut divaksin.

Kalau yang berpikir waras katanya, tentu lebih ketakutan terkapar di rumah sakit dan berujung dikirim ke liang lahat, ketimbang ketakutan beberapa detik saja proses vaksinya.

“Bila takut juga,  picingkan mata satu kali, tahan nafas tiga detik sambil melentur tangan, selesai,” katanya.

Tokoh Pers Aceh, Adnan NS tampak santai saat di vaksin kedua di RSIA. Ist

Adnan NS alias Cut Lem Krueng Sabe, Aceh Jaya ini telah menuntaskan vaksin kedua kalinya, Kamis pagi. Saat divaksin kata putranya, Denni Riayatsyah, mata papa justeru membelalak ke arah jarum suntik.

“Bulan lalu Bang Nan dalam sekejap mata tidak tahu sudah selesai divaksin, kecuali rasa dingin dan usapan tangan perawat cewek menyentuh bagian kulitnya,” sebut Azhari, SE sang bendahara PWI Aceh yang setia mendampinginya.

Ditanya mengapa himbauannya khusus kepada kawula tua? Menurut Deklarator Aceh Jaya ini, kawula tua tentu lebih riskan terhadap ancamannya, berkaitan melorotnya antibody secara alami.

“Agama kita kan menyuruh berikhtiar untuk menghindar jika ada setiap ancaman penyakit yang bakal mengoroti kita. Jadi bukan berarti, kawula muda bisa terhindar tanpa perlu divaksin.Tidak juga.Itu sangat tergantung pada kemampuan daya tahan tubuh masing-masing kita,” tandasnya dalam keterangan tertulisnya ke media ini.

Pengalaman dua kali berkunjung ke rumah sakit RSIA ini, justeru terlihat kawula tua dari etnis china lebih antusias untuk memaksin diri ketimbang orang kita.[R]

Komentar

Loading...