Kuasa Hukum: Penahanan AYH Bertentangan dengan KUHAP

Kuasa Hukum: Penahanan AYH Bertentangan dengan KUHAP
Kuasa Hukum AYH, Ifdhal Kasim

CAKRADUNIA.CO, Jakarta – Tim Kuasa Hukum Ahmad Yaniarsyah Hasan (AYH) sudah mendaftarkan permohonan Praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (21/9-21), terkait penetapan tersangka dan penahanan AYH yang bertentangan dengan hukum formil.

Kepastian itu disampaikan dalam bentuk keterangan Pers Praperadilan AYH dari Tim Penasehat Hukum Gabungan AYH, masing-masing Hasan Madani, SH, Aristo Yanuarius Seda, SH., Mahmuddin, SH., MH, J. Kamal Farza, SH., MH., dan saya sendiri, Ifdhal Kasim, SH. LLM.,

Penetapan tersangka dan penahanan AYH itu bertentangan dengan ketentuan formil yang diwajibkan oleh KUHAP. Terkesan tergesa-gesa, dipaksakan, dan eksesif menggunakan rambu hukum yang ada. Karna itu, kami menguji di hadapan yang mulia majelis hakim, apakah penetapan dan penahanan tersangka seperti yang dilakukan oleh Jaksa seperti itu dapat dibenarkan secara hukum,”tanya tim kuasa.

Faktanya, tambah tim kuasa hukum, AYH adalah seorang profesional, pengusaha, yang melakukan bisnis, dalam usaha patungan dengan BUMD, dalam badan hukum perseroan terbatas yang legal dan sah. Dalam kerjasama patungan tersebut pihak swasta menggunakan uang dari modal sendiri bukan uang negara, membeli dan menjual secara sah, tak ada yang gratis, membeli dari swasta menjual juga ke swasta, tak ada apa pun fasilitas negara. Lalu klien kami ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dan ditahan pula, apa dasar hukumnya?

J Kamal Farza

Menurut Tim Kuasa Hukum AYH, tindakan kejaksaan (yang mentersangkakan dan menahan klien kami) tersebut, selain melecehkan hukum dan akal sehat kita, juga dikhawatirkan menjadi preseden hukum yang buruk bagi iklim bisnis yang sedang digenjot oleh Presiden. Akan banyak pelaku usaha yang melakukan usaha patungan (joint venture) dengan BUMN/BUMD was-was, karena sewaktu-waktu bisa saja mereka dibidik dengan mudah melakukan korupsi.

“Jelas ini tidak kondusif bagi usaha membangun iklim bisnis yang sehat dan kompetitif. Bagi klien kami, ini jelas telah dirampas hak asasinya, yang oleh hukum dan konstitusi negara sewajibnya klien kami dilindungi,”kata kuasa hukum tegas.

Sejak kasus ini mulai diperiksa, klien kami selalu koperatif, hadir setiap dipanggil. Tidak ada apapun indikasi klien kami melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatan. Gimana mengulangi, klien kami saja sudah mantan.

Aristo Seda

Penetapan tersangka dan penahanan kliennya telah menimbulkan keadaan yang buruk bagi klien kami, yang tidak mendapatkan pemeriksaan secara layak. Ini juga menimbulkan tidak adanya kepastian hukum dan telah menimbulkan perlakuan yang secara sewenang-wenang dan tidak wajar klien kami.

“Ini tentu menimbulkan kerugian juga bagi klien kami, baik secara materiil maupun immaterial, yang ikut kami proses dalam ikhtiar ini,”tutup tim kuasa AYH. [R]

Komentar

Loading...