KRM - BNN Langsa Gelar Diskusi Rehabilitasi Berbasis Masyarakat

KRM - BNN Langsa Gelar Diskusi Rehabilitasi Berbasis Masyarakat
Kasi Rehabilitasi BNN Kota Langsa Ir. Zulkifli Ali S.Pd.I bersama pengelola Klinik Rajawali Medika Almahera di sela-sela diskusi di klinik Gampong Ulee Ateung, Julok, Aceh Timur (11/11/20). Foto/cakradunia.co/Rachman

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk- Klinik Rajawali Medika (KRM) bekerjasama dengan BNN Langsa  gelar diskusi rehabilitasi berbasis masyarakat (RBM) di klinik Gampong Ulee Ateung, Julok, Aceh Timur (11/11/20).

Diskusi tersebut sebagai upaya tindak lanjut program rehabilitasi berbasis masyarakat (RBM) yang dilakukan selama tahun 2020. Diskusi ringan itu dihadiri Kasi Rehabilitasi BNN Langsa, Ir. Zulkifli Ali S.Pd.I dan Pengelola Klinik Rajawali Medika, Almahera.

Zulkifli Ali mengatakan program RBM dimulai sejak awal tahun 2020 guna menindak lanjuti program pemerintah BNN sampai ke daerah yang telah banyak mengalami lonjakan penyalahgunaan narkotika.

“Kita sangat butuh partisipasi masyarakat secara baik dan berkelanjutan, sehingga pihak keluarga dan mereka penyalahgunaan narkoba dapat kita atasi dan pulihkan bersama-sama,” ungkapnya 

Anggota BNN Kota Langsa yang terbatas, katanya, sebisa mungkin terus mengajak agar program  turun langsung kemasyarakat dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Tanpa partisipasi seluruh elemen masyarakat dan penyalahgunaan narkoba tidak diatasi, ditakutkan kedepan akan timbul berbagai permasalahan baru, akan muncul kejahatan baru akibat efek narkoba. Untuk itu, warga harus mengaja keluarganya, sehingga tidak terjerumus dalam jaringan narkoba,” ujarnya 

Pemilik Klinik Rajawali Medika, Almahera, menyampaikan terimakasih kepada BNN Kota Langsa yang telah bekerjasama dengan pihaknya dan terus memberikan bimbingan selama tahun 2020 ini dalam program rehabiitasi berbasis masyarakat.

“Kami sudah bekerjasama selama 4 bulan mudah-mudahan terus berlanjut,”katanyanya senang

Dalam program RBM ini, Klinik Raajawali mempunyai tujuan agar bisa menjadi bagian penyelamatan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba.

“Jangan kucilkan atau jauhkan penyalahgunaan narkoba, mari kita bantu dan berikan perhatian kepada mereka agar mereka sadar. Lingkungan merupakan obat yang paling baik bagi penyalahgunaan narkoba, karena mereka akan kembali kemasyarakat,” tutupnya

[Rachman]

Komentar

Loading...