Korupsi Sapi di UPTD IBI Saree Diusut, Polda Aceh Turunkan Tim ke LKPP Medan

Korupsi Sapi di UPTD IBI Saree Diusut, Polda Aceh Turunkan Tim ke LKPP Medan
Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta SH

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Untuk mengusut dugaan korupsi sapi kurus di Saree, Aceh Besar, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Tipidkor Polda Aceh menurunkan tim ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) Medan.

Program pengadaan sapi di Saree dan proyek lainnya di UPTD Saree dimulai tahun 2017 dananya mencapai Rp 158 miliar. Namun,program tersebut dinilai banyak masalah, sehingga kondisi sapi sudah bertahun-tahun tetap kurus. 

"Kita telah turunkan tim ke LKPP Medan, insya Allah dalam waktu dekat ini sudah ada hasilnya," ujar Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Margiyanta SH, kepada media, Selasa (27/4/2021).

Dari hasil  LKPP Medan nantinya, katanya, Polda Aceh akan meminta keterangan perhitungan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh.

Menurutnya, proyek pengadaan sapi ini seperti menjadi ladang empuk di Aceh, karena pengadaan sapi juga dianggarkan dari dana Otsus Aceh tahun 2017/2018 di kabupaten lainnya seperti ternak kambing dan sapi di Dinas Pertanian Aceh Tenggara.

"Tak tertutup kemungkinan, pengadaan sapi atau kambing juga di kabupaten lain seperti di Dinas Pertanian Aceh Tenggara dan daerah kabupaten lainnya akan dilakukan penyelidikan penyaluran dan proyek pengadaan ternak," sebut  Kombes Pol Margiyanta.

Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh yang sedang melakukan penyelidikan (lidik) menyebutkan, proses pengadaan ternak sapi dimulai pada Desember tahun 2016 mencapai ratusan ekor dan saat itu sapi belum memiliki kandang ternak. Kemudian, tahun 2017 dilakukan pengadaan pakan ternak di UPTD IBI Saree.

Namun, pengadaan pakan ternak itu pada akhir Desember 2017, bahkan anggaran cukup besar dialokasikan tahun 2019 hingga 2020 agar ternak sapi tersebut berkembang. Namun, tak sesuai dengan harapan anggaran yang telah dihabiskan,

Karena hingga kini, ternak tersebut kurus dan tak terurus sehingga menjadi sorotan publik karena menelan anggaran ratusan miliaran. Polisi telah mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket). Bahkan, telah memeriksa sejumlah saksi dari para karyawan atau pekerja yang menjaga ternak sapi di UPTD IBI Saree tersebut.

Selain itu, penyelidikan juga akan memeriksa proses tender untuk UPTD IBI Saree dibawah Dinas Peternakan Aceh.[SI]

Komentar

Loading...