Korban Kebakaran di Meulaboh Bertahan di Tenda

Korban Kebakaran di Meulaboh Bertahan di Tenda
Korban kebakaran sedang menikmati makan siang bersama bantuan warga sekitarnya, Rabu (8/7). Foto/cakradunia.co/Fitriadilanta

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh – Sebanyak 21 jiwa warga Dusun V Gampong Ujong Kalak Meulaboh yang mengalami musibah kebakaran, Senin (6/7/20) lalu tidak mengungsi jauh dari lokasi kejadian, mereka semua bertahan dibawah tenda yang didirikan pemerintah.

Kepala Dusun V Gampong Ujong Kalak, Muhammad Ali didampingi korban Iskandar kepada cakradunia.co, Rabu (8/7/20) mengatakan warga yang musibah kebakaran bertahan dilokasi karena area tersebut tempat tinggal mereka selama ini sambil membuka usaha

"Musibah kebakaran terjadi hari, Senin lalu sekitar jam 11 siang akibat konsleting listrik hingga menghanguskan 7 pintu bangunan rumah papan," kata kadus yang baru menjabat tersebut

Sejak kejadian sampai hari ini warga sudah dikunjungi oleh anggota DPR Aceh, Pimpinan DPRK, Dinas sosial, mahasiswa dan organisasi lainnya sambil menyerahkan sembako. Namun, warga tidak membuka dapur umum di lokasi.

Selain sembako masyarakat korban kebakaran mengharapkan kepedulian pemerintah untuk mendirikan tempat tinggal sementara, karena kasihan anak-anak kecil tinggal dibawah tenda apalagi dimalam hari.

Saat kunjungan anggota DPR Aceh, Selasa kemarin dinyatakan akan dibantu hunian sementara, semoga dapat segera diwujudkan.

Kadus V Gampong Ujong Kalak, M. Ali (kiri) didampingi korban kebakaran Isnardi saat memberikan keterangan pers kepada cakradunia.co Rabu (8/7/20). Foto/cakradunia.co/Fitriadilanta 

Salah seorang korban kebakaran, Isnardi, yang memiliki usaha perabotan mengakui sangat sedih sebab semua orderan orang hangus terbakar, termasuk harta benda miliknya yang selamat hanya baju kerja.

"Api cepat melalap bangunan kayu, saya hanya bisa selamatkanbaju kerja, karena saat kejadian memang sedang bekerja, kini satupun tidak ada tertinggal, " keluhnya

Menurutnya kerugian yang dialaminya bisa mencapai Rp 250 juta, jika keseluruhan warga musibah kerugian mencapai satu milyar lebih, namun semua sudah keputusan Allah, mau dibuat apa, ujarnya dibawah tenda dengan suara bergetar

"Kami sangat berharap kepedulian semua pihak agar bisa mendirikan kembali bangunan dilokasi tersebut, karena area itu juga tempat kami cari rezeki guna menghidupi anak istri," ujarnya penuh harap

Pantauan cakradunia.co dilokasi warga sedang menikmati makan siang bantuan warga sekitar, terlihat sembako bantuan terletak dibawah tenda, dan didepan tenda diletakkan kotak sumbangan berharap setiap warga melintas bisa membantu mereka. 

Fitriadilanta

iklan flayer Gub3

Komentar

Loading...