Korban Asap Flaring PT Medco Buka Puasa di Pengungsian

Korban Asap Flaring PT Medco Buka Puasa di Pengungsian
Warga Panton Rayeuk T yang mengungsi di komplek kantor Camat Banda Alam, Aceh Timur sedang mengantri untuk mengambil menu berbuka puasa yang disediakan relawan Tagana Dinsos di pengungsian.Foto/For/Cakaradunia.co

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk-  300-an warga Panton Rayeuk T yang menjadi korban dampak asap flaring PT Medco E & P Malaka menjalani ibadah puasa pertama dan berbuka bersama di pengungsian, Selasa (13/4/2021).

Warga masih mengungsi dihalaman Kantor Camat Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur belum berani kembali kerumahnya karena belum kondisi.

Kebanyakan pengungsi wanita dan anak-anak mengaku masih takut untuk kembali, karena belum ada yang pastikan asap beracun tersebut sudah benar-benar hilang.

"Untuk hari ini kita masih bertahan di pengungsian, karena belum ada instruksi pulang," ujar salah seorang pengungsi perempuan  yang tidak diketahui namanya.

Pengungsi sedang menunggu waktu berbuka puasa. Foto/For Cakradunia.co

Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana)  Dinas Sosial Kabupaten Aceh Timur membantu menyiapkan hidangan berbuka bagi seluruh pengungsi, korban yang terdampak asap flaring PT Medco.

Diketahui, pada Jumat (9/4) lalu, PT Medco E&P Malaka melakukan kegiatan flaring (pembakaran gas) sumur AS-11 Alue Siwah, untuk proses perawatan. Dari dampak tersebut, puluhan warga mengalami mual, pusing dan muntah-muntah hingga harus dirawat medis, sementara ratusan lainnya harus diungsikan.

Rachman

Komentar

Loading...