Ketum Suharso Minta Kader PPP Indonesia Tiru Aceh

Ketum Suharso Minta Kader PPP Indonesia Tiru Aceh
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharso Monoarfa didampingi Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi dan Ketua DPW PPP Aceh Tgk H Amri M Ali bersama Gubernur Aceh Nova Iriansyah menabuh rapai tanda pada pembukaan musyawarah wilayah (muswil) IX DPW PPP Aceh di Hotel Kyriad Banda Aceh, Jumat (28/5/2021) sore. Foto/Panitia Muswil IX DPW PPP Aceh. .

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa minta kader PPP Indonesia dapat meniru semangat dan solidaritas DPW Aceh, sehingga bisa bangkit dan menyumbang dua kursi untuk DPR RI ditengah prahara partai.

”Bicara solidaritas dan kekompakan kita semua harus belajar kepada PPP Aceh, bagaimana mereka bangkit dan akhirnya mendapat suara yang banyak dan memproleh dua kursi DPR RI, ditengah badai yang yang terjadi di PPP,” kata Suharso Monoarfa yang juga Menteri PKM/Kepala Bappenas senang.

Pujian itu disampaikan Ketum Suharso Monoarfa ketika membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) IX DPW PPP Aceh di Kyriad Muraya Hotel Banda Aceh, Jumat (28/5) siang menjelang sore. 

Suharso berkali-kali mengapresiasi keberhasilan PPP Aceh di bawah kepemimpinan Tgk Amri M Ali yang mampu bangkit saat kondisi partai sedang terpuruk akibat dualisme kepengurusan partai tiga tahun lebih.

"Tolong solidalitas Aceh yang baik ini ditularkan ke nusantara. Kalau solidiritas itu ada, bukan hanya dinikmati oleh PPP, tapi seluruh rakyat di Aceh," kata Suharso.

Suharso menilai keberhasilan PPP Aceh diraih dikarenakan Aceh memiliki kader militan yang tidak hanya bertanggung jawab membangun partainya tapi juga membangun masyarakat.

Ketum Suharso mencontohkan seperti daerah pemillihan di Jawa Barat untuk legeslatif DPR RI, pada pemilu 2019 lalu yang bertepatan dengan Pilpres, mengggalami penurunan.

Ketua SC Muswil IX DPW PPP Aceh, Ihsanuddin MZ didamping Sekretaris SC Ansari Sambo dan anggota M Amin Said saat memimpin sidang tatib Muswil.Foto/cakradunia.co/HH

Namun berbeda dengan Aceh, kendati 80 persen di Pilpres dimenangi oleh pasangan Prabowo-Sandi, namun untuk perolehan suara sangat memuaskan. 

Kenapa ini bisa terjadi, karena soliditas kader yang luar bisa, sehingga hingga tercipta pola dan jiwa militan dalam memenangkan partai.

“Kedepan kita harus belajar bagaimana strategi yang dilakukan oleh DPW Aceh dalam masa sulit, agar di 2024 partai kita kembali meraih kemenangan,” ungkap Suharso penuh harap.

Nova Iriansyah yang hadir dalam acara pembukaan muswil dalam sambutannya mengatakan sejak dahulu Aceh identik dengan partai berlambang ka’bah. Menurutnya, PPP merupakan lokomotif partai politik di Aceh.

Nova mengakui selama dia memimpin Aceh PPP sangat banyak membantu pemerintah, sehingga menjadi mitra yang sangat baik dalam membangun masa depan Aceh. 

Sejak kecil dia, katanya, Aceh sangat identik dengan PPP. Oleh karena itu, Nova berharap PPP kembali meraih kejayaannya di Aceh. 

“Saya berharap PPP Aceh perlu merangkul kembali kader-kader yang sudah hijrah ke partai lain untuk bersatu membangun," ungkapnya.

Sementara Ketua DPW PPP Aceh, Tgk Amri M Ali mengenang kembali bagaimana pengurus partai menghadapi masa-masa sulit hingga berhasil mengantarkan PPP sebagai salah satu peserta Pemilu 2019 agar bisa bangkit untuk merebut hati rakyat mendukung partai berlambang ka’bah.

“Ditengah prahara bertahun-tahun, DPW PPP Aceh terus berjuang dengan segala keterbatasan dan benturan. Allamdulillah lolos menjadi salah satu peserta pemilu 2019 dan berhasil mengantar dua kursi DPR RI ke Senayan serta  mempertahan enam kursi DPRA,” kata orator ulung ini panjang lebar yang membuat para undangan terkesima.

Selain gubernur dan forkopimda juga hadir sesepuh PPP serta sejumlah ketua partai politik baik nasional maupun lokal, ormas dan OKP Aceh.[si]

Komentar

Loading...