iklan bener Duka Cita Gub - Bambang

Keputusan FAA, Boeing Terancam Rugi Rp 9.000 Triliun

Keputusan FAA, Boeing Terancam Rugi Rp 9.000 Triliun
Sebuah Boeing 737 MAX 8 milik maskapai penerbangan Icelandair.(Shutterstock) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Semua 737 MAX Dikandangkan, Boeing Terancam Rugi Rp 9.000 Triliun", https://internasional.kompas.com/read/2019/03/15/12422061/semua-737-max-dikandangkan-boeing-terancam-rugi-rp-9000-triliun. Penulis : Ervan Hardoko Editor : Ervan Hardoko

CAKRADUNIA.CO, WASHINGTON DC - Puluhan maskapai penerbangan di Asia menunda pemesanan Boeing 737 MAX hingga pesawat ini dipastikan aman setelah bukti baru terkait dua insiden fatal dalam waktu lima bulan ditemukan.

Badan penerbangan federal AS ( FAA) akhirnya menemukan bukti yang mengaitkan antara jatuhnya Ethiopian Airlines pada Minggu lalu dengan tragedi Lion Air pada Oktober tahun lalu.

FAA akhirnya memutuskan untuk "mengandangkan" sementara pesawat paling laku buatan Boeing itu setelah berbagai negara dan maskapai melakukan hal serupa.

Keputusan FAA ini membuat pemesanan 737 MAX bernilai 633 miliar dolar AS atau lebih dari Rp 9.000 triliun dalam bahaya. Apalagi, Asia merupakan kawasan dengan angka pemesanan 737 MAX paling tinggi.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia melarang pesawat ini dioperasikan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Sementara Jepang melarang 737 MAX terbang di wilayah udaranya.

Di sisi lain, Korean Air yang sebelum tragedi Etthiopian Airlines memesan 30 unit Boeing 737 MAX, mengatakan tetap akan mendapatkan pesawat pertamanya pada Mei.

Namun, Korean Air tidak akan menerbangkannya sampai pesawat tersebut benar-benar terbukti aman.

Juru bicara Korean Air mengatakan, tak ada perubahan jadwal terkait pengiriman pesawat tersebut.

Namun, dia menambahkan, manajemen Korean Air tidak menepis kemungkinan untuk mempertimbangkan pemesanan alternatif.

"Kami akan memantau ketat investigasi ini dan yakin Boeing akan mengambil langkah cepat untuk memastikan keselamatan pesawat itu," ujar juru bicara Korean Air.

Saat ini secara total Boeing mendapatkan 4.617 pesanan  dan dengan tambahan 613 unit 737 MAX maka semua pesanan itu bernilai 633 miliar dolar AS.

Kawasan Asia-Pasifik merupakan operator Boeing 737 MAX dengan jumlah sejauh ini 371 unit. China menjadi yang paling terdampak dengan masalah ini.

Sementara, 13 maskapai penerbangan negara dan setidaknya 100 unit pesawat menjadi "korban" pengandangan massal ini.[]

Komentar

Loading...