Kepsek Ujung Tombak Kualitas Pendidikan, Alhudri: Butuh Keikhlasan Mewujudkannya

Kepsek Ujung Tombak Kualitas Pendidikan, Alhudri: Butuh Keikhlasan Mewujudkannya
Kadisidik Aceh Alhudri saat menyerahkan SK Plt kepada salah seorang kepala sekolah, Jumat (16/4/21). Ist

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM meminta semua kepala sekolah SMA/SMK agar senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.

Permintaan itu disampaikan Alhudri pada acara penyerahan SK kepada sejumlah pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah di Aceh di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Aceh, Jumat (16/4/21)

Alhudri mengingatkan agar kualitas pendidikan Aceh benar-benar bermutu, sehingga tidak selalu menjadi bahan sorotan orang. Untuk mewujudkan itu tidak mudah, namun jika dilakukan dengan ikhlas dan penuh kesadaran, pasti akan terasa mudah.

“Kepala sekolah bersama guru dan tenaga pendidik merupakan ujung tombak dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh. Karena, bapak dan ibulah yang langsung berhadapan dengan anak-anak didik kita selama bertahun-tahun,” kata Alhudri, Jumat (16/4/2021).

Plt kepala sekolah yang baru saja ditunjuk dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai perintah dari undang-undang dan aturan yang ada.

“Tolong laksanakan tugas dan fungsi sebagai pelaksana tugas sesuai perintah dari perundang-undangan. Jaga stabilitas agar proses belajar mengajar berjalan dengan baik, serta yang paling penting tingkatkan mutu dan kualitas pendidikan,”katanya.

Alhudri juga berpesan agar Gerakan BEREH terus ditingkatkan di setiap sekolah, karena baru sejumlah sekolah yang telah berhasil menjalankan gerakan BEREH. Namun, masih ada sekolah sekolah yang dikunjunginya masih belum melaksanakan kegiatan BEREH dengan baik.

Padahal,kata Alhudri, gerakan BEREH tidak hanya sebatas perintah dari gubernur dan sekda Aceh melainkan juga sejalan dengan pesan agama bahwa kebersihan itu sebagian dari iman.

Oleh karena itu, Alhudri mengaku beberapa kali pernah kesal saat berkunjung ke beberapa sekolah di Aceh, karena menemukan kondisi sekolah yang seperti tidak terurus dan kotor, karena tidak ikut melaksanakan gerakan BEREH.

Untuk itu, Alhudri mengatakan jika dirinya hanya memerlukan kerja nyata dari setiap kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan lingkungan yang bersih, rapi, estetis dan hijau.

“Saya minta, tolong bapak-ibu sama-sama tingkatkan kualitas pendidikan Aceh. Ini butuh kesadaran kita semua, kalau kesabaran itu tidak ada, maka  percuma saja kita tidak akan mampu meningkatkan kualitas pendidikan. Ini memang bukan pekerjaan mudah, tapi jika dilakukan dengan ikhlas maka semua ini akan berjalan dengan baik,” tutup Alhudri tegas.

Sebanyak 14 Plt kepala sekolah yang ditunjuk Sbb:
1. Wiwik Anggraini ST, sebagai Plt. Kepala Sekolah SMA Swasta Jabal Nur Jadid Aceh Barat Daya.
2. Nurrizayani, S.Pd, sebagai Plt. Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Banda Aceh.
3. Anifah Ritahas, S. Pd, sebagai Plt. Kepala Sekolah SMKN 1 Lapang Aceh Utara.
4. Safriadi Usmar, S.Pd, sebagai Plt. Kepala Sekolah SMAN 1 Sawang, Aceh Selatan.
5. Rahmawati, ST, MM sebagai Plt. Kepala Sekolah SMKN 1 Penanggalan, Subulussalam.
6. Azis Muslim Solin, S.Ag sebagai Plt. Kepala Sekolah SMKN 6 Aceh Singkil.
7. Suarmadi, S.Pd. sebagai Plt. Kepala Sekolah SMAN 1 Rundeng Subulussalam.
8. Kalkausar, ST, M.Si, sebagai Plt. Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Sigli, Kabupaten Pidie. 
9. Muhammad Wali, S.Pd, sebagai Plt Kepala Sekolah SMAN 1 Bireuen.
10. Amiruddin, S.Pd, sebagai Plt. Kepala Sekolah MAN 2 Sigli, Kabupaten Pidie.
11. Drs. Muhammad, M.Pd, sebagai Plt. Kepala Sekolah SMAN 1 Lhoksukon Aceh Utara.
12. Mami Hastuti, S.Pd  sebagai Plt. Kepala Sekolah SMAN 3 Persiapan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil.
13. Izhar, S.Pd.I, sebagai Plt. Kepala Sekolah SMAN 1 Indra Makmur Aceh Timur.
14. Drs. Sahrul sebagai Plt Kepala Sekolah SMAN 3 Seunagan, Nagan Raya.[R]

Komentar

Loading...