Kemenkumham Terima Rumah Susun dari Kementerian PUPR Senilai Rp 65 Milyar

Kemenkumham Terima Rumah Susun dari Kementerian PUPR Senilai Rp 65 Milyar
Sekjen Kemenkumham Komjen Pol. Andap Budhi Revianto saat menerima aset AMN berupa rumah susun dan rumah khusus dari Sekjen Kementrian PUPR Mohd. Zainal Fatah, Jumat (18/6/2021). Ist

CAKRADUNIA.CO, Jakarta - Kemeterian Hukum dan HAM RI menerima penyerahan Barang Milik Negara (BMN) berupa rumah susun dan rumah khusus dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) senilai Rp 65 milyar di Lounge Lt 7 Gedung Sekretaris Jenderal Kemenkumham Jln HR Rasuna Said Jakarta Selatan, Jumat (18/6/2021).

Sebagaimana diketahui sejak tahun 2018 Kementerian PUPR telah melaksanakan pembangunan rumah-rumah tersebut pada lima wilayah, dengan dilaksanakan serah terima BMN tersebut maka   Kewajiban pemeliharaan, pengamanan dan pengelolaan BMN beralih dari Kementerian PUPR kepada Kementerian Hukum dan HAM.

“Aset BMN yang diserahterimakan berupa dua tower bangunan rumah susun, 55 unit rumah khusus lengkap dengan sarana pendukung antara lain jalan dan peramatan mebel dengan nilai perolehan Rp 65 milyar dialihkan status penggunaannya sebagai rumah pegawai Kementerian Hukum dan HAM di lima wilayah,” Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Komjen Pol. Andap Budhi Revianto

Satu tower rusun 42 kamar tipe 36 diperuntukkan bagi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Kepulauan Riau, satu tower rusun 42 kamar tipe 36 dan rusun 50 kamar tipe 24, serta 24 unit khusus digunakan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu Nusa Kambangan Jawa Tengah.

Kemudian tujuh unit rusus bagi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua NTT, 10 unit rusun bagi Lapas Kelas II A Krobokan Bali dan 10 rusus dimanfaatkan oleh Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan Sumatera Utara.

Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Komjen Pol. Andap Budhi Revianto mengapresiasi kolaborasi dan kerjasama yang dilakukan oleh Kementerian PUPR.

"Bagi Kantor Wilayah yang menerima BMN tersebut agar memelihara dan merawat rumah tersebut dengan baik sepanjang waktu, jangan lupa catat BMN ke dalam aplikasi Sistem Informasi Manajemen dan Akuntasi BMN", tutur Sekjen saat acara penandatanganan Berita Acara Serah Terima BMN tersebut.

Komjen Pol. Andap Budhi Revianto mengingatkan keberhasilan pemeliharaan BMN rumah pegawai dapat dilihat dari tiga hal, antara lain BMN tidak rusak, usia pakai panjang dan tidak ada penyimpangan dalam penggunaannya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PUPR Mohd. Zainal Fatah berharap Kemenkumham dapat melakukan pengelolaan, pengoperasian, pemeliharaan dan pemanfaatannya yang lebih optimal dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi di Kemenkumham.

“Mudah-mudahan aset BMN ini dapat dikelola dengan baik, sehingga bermanfaat dalam jangka panjang untuk menunjang pelaksaan tugas dan fungsi Kemenkumham di masa mendatang,” kata Zainal Fatah.[df]

Komentar

Loading...