Kembangkan Porang 2.000 H, Dewan UKM Aceh Jalin Kerjasama dengan Pemda

Kembangkan Porang 2.000 H, Dewan UKM Aceh Jalin Kerjasama dengan Pemda
Ketua Dewan UKM Aceh, T Nurmiadiboy

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Dewan UKM Aceh kini sedang mempersiapkan lahan untuk penanaman pohon porang, sejenis umbian yang memproduksi tepung porang untuk kebutuhan aneka bahan makanan. Tanaman pohon porang banyak dikembangkan di Pulau Jawa dan sejumlah daerah lain di Indonesia.

Menurut Ketua Korwil Dewan UKM Aceh, T Nurmiadiboy, ST kepada cakradunia.co, Rabu (8/7) untuk kebutuhan lahan 2.000 Ha, Dewan UKM Aceh bekerjasama dengan Pemda kabupaten/kota se-Aceh minimal memperoleh lahan 200 Ha perdaerah.

“Sampai sekarang sudah delapan daerah menyediakan lahan untuk program itu dan daerah lain segera menyusul. Untuk program itu, Dewan UKM butuh lahan 2.000 Ha,”kata Pak Boy, begitu nama akrabnya.

Daerah yang sudah menyediakan lahan masing-masing, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Langsa dan Aceh Tamiang.

Lahan 2.000 Ha, kata  Boy, akan dikelola oleh Dewan UKM Aceh untuk pengembangan ekonomi anggota Dewan UKM se-Aceh guna menunjang pangan global. Setiap anggota akan mendapat dua hektar lahan ditanam porang.

“Bila ini terwujud setiap hektar akan memproduksi tepung porang sekitar 200 sampai  300 ton dengan harga Rp Rp 5.000 – Rp 10.00 per kilogram. Maka, petani setiap panen akan mendapat pendapatan sekitar Rp 1 M sampai Rp 1,5 M per hektar,”katanya.

Tanaman Porang. ist

Selain sektor pertanian, Dewan UKM Aceh juga sedang mempersiapkan lahan pengembangan sektor perikanan berupa ikan, kerang, tiram dan lobster. Untuk program ini Dewan UKM sudah melakukan kerjasama dengan sejumlah investor asing.

Program ini sudah tersedia lahan ratusan hektar di Aceh, diantaranya di Banda Aceh, Pidie, Bireuen dan lain-lain.

“Bila tidak ada halangan, bulan September 2020 mendatang Dewan UKM akan melakukan ekspor pertama ke sejumlah negara. Mudah-mudahan program ini bisa berjalan dengan lancar,”ujar mantan maneger Persiraja ini optimis.

Sedangkan untuk pertenakan, kini Dewan UKM Acehh sedang mempersiapkan pakan ternak Magot kebuytuhan unggas dan ikan sejenis lele. Untuk tahap awal Dewan UKM Aceh sedang mempersiapkan pelatihan kepada 5.000 anggota se-Aceh.

“Kita akan melakukan pelatihan perdana di Banda Aceh dan Aceh Besar. Program ini kerjasama dengan Bank Aceh Syariah, mudah-mudahan akan berjalan lancar, sehingga berbagai sektor ekonomi anggota bisa terwujud secara bertahap,”tutup Boy. [HH)   

   

Komentar

Loading...