Kasus Video Pemukulan Tengku Janggot, Pujiaman: Kami Tegaskan, Bukan Hoak

Kasus Video Pemukulan Tengku Janggot, Pujiaman: Kami Tegaskan, Bukan Hoak
Pujiaman, SH, jubir penasehat hukum Fitriadi Lanta.Ist

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh - Kasus pelanggaran UU ITE yang menjerat Fitriadi Lanta dalam perkara Nomor 50/Pid.Sus/2020/PN Mbo sudah terungkap jelas. Dimana, video beserta tulisan “Kasus Pemukulan Teungko Janggot” yang diteruskan oleh Fitriadi Lanta bukan hoak. Tapi, itu benar adanya.

Menurut Pujiaman SH, Jubir Penasehat Hukum Fitriadi Lanta, berdasarkan SP2HP dari penyidik Polda Aceh yang ditanda tangani oleh KomBes Pol, Sony Sonjaya, S.I.K Tanggal  22 Desember 2020 telah menetapkan tersangka SY alias SO.

“Bila dilihat fakta persidangan dalam perkara yang menjerat klien kami, berdasarkan keterangan beberapa saksi yang kita hadirkan dalam persidangan, masih ada orang yang lain yang belum ditetapkan sebagai tersangka,”kata Pujiaman, SH dari YLBH AKA Distrik Abdya secara tertulis kepada media ini, Sabtu (2/1/21).

Dari penetapan tersebut, katanya, terlihat jelas bahwa video beserta tulisan yang diteruskan oleh Fitriadi Lanta bukan hoak, malah ini fakta. Bukan seperti Dakwaan Subsidair JPU yang mendakwakan dengan Pasal 14 UU No. 1 tahun 1946 dengan ancaman Pidana 10 tahun penjara.

Dari awal Pujiaman menyebutkan bahwa sudah membuktikan bahwa Video Pemukulan dan penganiayaan terhadap Tgk Jenggot di Pendopo Bupati Aceh Barat (18/02/2020) yang diteruskan oleh kliennya dalam grup FKMBSA bukan hoak. Ada saksinya dan ada korbannya beserta bukti-bukti.

“Tak hanya itu, menurut kami, Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 yang di cantumkan JPU, dengan tujuan agar klien kami beralasan menurut hukum untuk ditahan oleh JPU sebagaimana dalam Pasal 31 KUHAP,”katanya.

Selain itu, tambahnya, pencantuman pasal tersebut berat dugaan ada pesanan pihak-pihak tertentu, karena sebelumnya pasal tersebut tidak pernah ada dalam BAP di tingkat Penyidikan Polres Aceh Barat, sehingga kejadian di Pendopo Bupati Aceh Barat, Selasa sore (18/02/2020) yang mengakibatkan Tgk. Janggot harus dirawat di Rumah Sakit seolah-olah tidak benar.[re]

Komentar

Loading...