Kadisnakertrans Minta Vendor PT Mifa Tanggungjawab Keselamatan Tenaga Kerja di Tongkang Batu Bara

Kadisnakertrans Minta Vendor PT Mifa Tanggungjawab Keselamatan Tenaga Kerja di Tongkang Batu Bara
Kadisnakertrans Aceh Barat, Thalea Naldi, SH, M.Si

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh-Terkait keselamatan tenaga kerja lokal di tongkang batu bara harus menjadi perhatian serius dan tanggungjawab perusahaan dan vendornya, terutama terhadap serangan virus corona karena pekerja bersentuhan langsung dengan kapal asing tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Aceh Barat, Thalea Naldi, SH.Ms.I didampingi Sekretaris Dinas Samsul Bahri kepada cakradunia.co, Jum'at (20/3/20) di ruang kerjanya

Menurut Kadisnakertrans sejauh ini hasil koordinasi dengan PT.Mifa Bersaudara bahwa di perusahaan tersebut telah dilakukan upaya-upaya pencegahan dan deteksi suhu tubuh saat memasuki area tersebut di pintu gerbang

Tim terpadu aktif melaporkan perkembangan kepada bapak bupati, terkait tenaga kerja adalah tupoksi kami, dengan Mifa telah kami jumpa mendiskusikan upaya antisipasi virus berbahaya tersebut. Namun dengan vendor PT Mifa pemilik tongkang yang belum kami agendakan pertemuan.

" Pekerja kapal asing itu tidak turun ke darat, namun pekerja lokal naik ke kapal asing dan selanjutnya turun ke masyarakat, harusnya mereka diisolasi," jelas Naldi 

Terkait upaya pengawasan tenaga kerja kita akan ada tim pengawas, karena COVID 19 jangan dianggap sepele, resikonya sangat tinggi.

 “Jika Mifa telah jelas, maka vendor Mifa juga harus jelas dalam melindungi masyarakat,”katanya.

Menyangkut izin masuk kapal asing ke Meulaboh sejauh ini pihaknya belum mengatahui, harusnya izin kapal berbendera asing dihentikan sementara. Namun, hal ini akan kita koordinasikan dengan Syahbandar dan Dinas perhubungan Aceh Barat.

Yang jelas, katanya, vendor harus bertanggung jawab terhadap keselamatan tenaga kerja, karena resiko sangat tinggi, bila pekerja itu aman ya Alhamdulillah. Tapi bila positif tertular ini juga beban Aceh Barat, maka pihaknya akan bicarakan dengan Amiruddin selaku vendor janjinya sambil meminta bantu nomor kontak Amiruddin.

"Kalau mereka turun darat aman. Ya Alhamdulillah, tapi kalau positif terkena virus tersebut resiko besar dan menjadi beban juga Aceh barat," ungkapnya

Menurut kadis, pihak pemerintah komit menjaga keselamatan masyarakat terutama tenaga kerja, kita akan terus melakukan upaya pengurangan resiko dan jangan terlalu mengambil resiko terhadap tenaga kerja.

Fitriadilanta

Komentar

Loading...