Kadis PUPR Tepati Janji, Dua Titik Jalan Pasar Meulaboh Diseraki Kerikil

Kadis PUPR Tepati Janji, Dua Titik Jalan Pasar Meulaboh Diseraki Kerikil
Truk PUPR saat menyerakan kerikil di jalan menuju Pasar Bina Usaha Meulaboh. Ist

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh - Sebagaimana dijanjikan saat diminta tanggapan oleh pewarta cakradunia.co, Senin (18/5/20) tentang keluhan warga karena jalan pasar Meulaboh berlobang dan digenangi air, kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat berjanji untuk sementara akan menimbun dengan kerikil agar nyaman warga yang melintas

Sehari setelah berita warga mengeluh jalan pasar berlobang ditayangkan, Senin dua hari lalu, pihak dinas PUPR langsung turun meninjau lokasi dan sorenya mendatangkan kerikil menutupi lobang jalan yang digenangi air hujan dan saat ini jalan tersebut terlihat sudah semakin baik dari sebelumnya. 

Kepala dinas PUPR Aceh Barat yang dihubungi cakradunia.co, Rabu (20/5/29) Dr. Kurdi membenarkan bahwa jalan tersebut telah diserakan kerikil agar warga yang melintas ke pasar dan sebaliknya lebih nyaman. 

"Ada dua titik jalan yang ditimbun,  Jalan Blang Pulo 1 arah menuju pasar sayur dan jalan TPI menuju pasar ikan Meulaboh, " kata Kurdi.

Kurdi menambahkan, jika anggaran telah tersedia nantinya jalan tersebut akan diperbaiki agar terlihat lebih indah dan nyaman untuk masyarakat, kita memahami bagaimana sulitnya lintasan saat jalan rusak dan berlubang besar. Namun karena anggaran banyak difokuskan ke penanganan covid-19, maka masyarakat mohon bersabar. 

Dekgam, Pedagang gas keliling.Cakradunia.co/Fitriadilanta

Selain serakan kerikil, Dinas PUPR juga sedang menyesuaikan masalah abrasi pantai di Gampong Suak Indrapuri kecamatan Johan Pahlawan karena air pasang laut, selain dibelah suak dan pelebaran drainase guna mengurangi genangan air di pemukiman warga.

Terimakasih Warga

Pedagang gas keliling, Dekgam berterimakasih kepada pemerintah yang  telah merespon keluhan warga terkait jalan berlobang dan digenangi air hujan serta sangat terasa sempit disaat jam sibuk pasar karena pedang dikiri-kanan jalan. 

Sebelumnya Dekgam mengatakan kepada media ini bahwa pemerintah sepertinya tak peduli terhadap jalan berlubang di pasar bina usaha meulaboh karena telah sering disuarakan masih juga tidak ada perubahan. tapi kali ini terlihat cepat direspon semoga kedepan juga demikian. 

Samsuar, pedagang beras di pinggir jalan tersebut saat dikonfirmasi cakradunia.co mengatakan,  Selasa kemarin dan hari ini pagi sudah ditimbun dengan kerikil, namun belum merata karena lobang banyak dengan ukuran sebagian ada yang dalam, tapi sudah hampir tertutup yang selama ini rawan saat melintas. 

“Terimakasih kepada pemerintah terutama dinas PUPR yang telah mendengar keluhan warga, karena kondisi sebelumnya memang cukup parah, mobil saja miring saat melintas lobang,” ujarnya.

Samsuar, pedagang beras.Cakradunia.co/Fitriadilanta.

Samsuar dan Dekgam berharap setelah ditimbun terus dipantau dan jika bisa segera diaspal, karena timbunan kerikil tidak lama bertahan, apalagi di musim hujan.

Pedagang ayam di jalan TPI juga meminta pihak dinas terkait untuk segera meratakan kerikil yang baru diserakan, sehingga menutupi lobang dan juga segera dibangun drainase agar air tidak lagi tergenang bila  hujan tiba.

“Selama ini bila hujan, lokasi usaha ternak kami sering terganggu karena ketinggian air genangan bisa mencapai setinggi paha,” kata Jais sambil menunjukkan lokasi banjir genangan. 

Fitriadilanta

iklan sesama guru mari berbagi

Komentar

Loading...