Jokowi-Anies Bahas Pembatasan Mikro RT dan RW

Jokowi-Anies Bahas Pembatasan Mikro RT dan RW
Dalam rapat tertutup dengan para Gubernur, Presiden Jokowi menyebut pentingnya pembatasan level mikro. (Foto: Antara/Sigid K)

CAKRADUNIA.CO, Jakarta – Presiden Jokowi  mengungkap isi pertemuan tertutup dengan sejumlah gubernur, termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (3/2).

Ia mengatakan pertemuan itu membahas upaya mengefektifkan pembatasan kegiatan masyarakat. Dia ingin para kepala daerah memperbaiki penerapan pembatasan.

"Saya sampaikan pentingnya dua hal yang di lapangan ini kita kemarin kurang. Artinya, kita ingin memperkuat kegiatan-kegiatan yang ada di lapangan," kata Jokowi lewat kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (4/2).

Dalam pertemuan itu, hadir Anies, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur D.I. Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X.

Jokowi meminta para gubernur untuk menerapkan pembatasan hingga tingkat mikro. Dia menginstruksikan penerapan pembatasan diterapkan hingga lingkungan RT dan RW.

"Saya sampaikan pembatasan kegiatan masyarakat di level mikro, di level kampung, di level desa, di level RW, di level RT, itu penting, itu kunci di situ," ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun meminta para gubernur memperbaiki upaya tes, penelusuran kontak, dan perawatan (3T). Gubernur-gubernur juga diminta meningkatkan kedisiplinan masyarakat soal protokol kesehatan.

"Kapasitas 3T diperkuat lagi, tapi juga jangan lupa mengingatkan mengenai 3M kepada masyarakat, memakai masker mencuci tangan, menjaga jarak," tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi mengeluarkan ide pembatasan level mikro hingga RT/RW sebagai alternatif dari tidak efektifnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali.

(cnni)

Komentar

Loading...