Jelang Lauching, Prof Yusni Saby-Syamsul Kahar-Ayah Panton Matangkan Majalah Neurok

Jelang Lauching, Prof Yusni Saby-Syamsul Kahar-Ayah Panton Matangkan Majalah Neurok
Sjamsul Kahar (kiri) sedang mengkoreksi isi Majalah Neurok bersama Ayah Panton dan Prof Yusni Sabi.Ist

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Jelang lauching Majalah Neurok, pimpinan majalah berbahasa Aceh, Prof Yusni Saby dan Ayah Panton menemui Pimpinan Umum Harian Serambi Indonesia, H. Sjamsul Kahar untuk mematangkan poin-poin penting demi lancarnya proses terbit perdana majalah Neurôk, Rabu (16/9/2020)

Selaku penggagas dan pendiri majalah dengan bahasa Aceh, Syamsuddin Ayah Panton melanjutkan perjuangan selama efektif tujuh tahun terakhir agar Neurôk dengan optimis yang tinggi dapat segera terbit tahun 2020 ini. Optimisme itu juga kian menguat pasca ditandatangani rekomendasi Neurôk oleh Wali Nanggroe Aceh PYM Teuku Malik Mahmud Al-Haytar pada awal September 2020 yang lalu.

Gebrakan tim inti Neurôk Majalah Bahasa Aceh selanjutnya dilakukan dengan menemui senior wartawan Indonesia di Aceh H. Sjamsul Kahar di kantor Serambi Indonesia. Sjamsul Kahar juga merupakan tim internal redaksi majalah tersebut.

Pertemuan tiga sosok yang turut membidani lahirnya majalah Neurôk diambil usai menyusun dan mengevaluasi keberadaan majalah ini agar sesuai dengan isi penerbitan, berdasarkan pengalaman  H Sjamsul Kahar sebagai pemimpin umum dan Redaksi Harian Serambi Indonesia.

Pemaparan juga disampaikan oleh Prof. Yusny Saby mantan Rektor IAIN Ar-Raniry Banda Aceh yang juga pernah menerbitkan media di era 90-an menyampaikan poin-poin penting bagi Ayah Panton selaku pimpinan media Majalah Neurôk.

Sejumlah hal dianggap sangat penting disampaikan dalam pertemuan pagi jelang siang pada Senin, 14 September 2020 di Kantor Harian Serambi Indonesia, Meunasah Manyang Aceh Besar saat dijamu oleh H. Sjamsul Kahar.

Poin-poin tersebut dimaksudkan agar dalam proses perjalanan produktifitas Neurôk di masa depan dapat berjalan secara optimistis dan konsekuen, apalagi tantangan terbit dan tenggelamnya sebuah media cetak sudah menjadi hal lumrah, karena itu patut diwaspadai.

Foto bersama (Prof Yusni Saby (kanan), Sjamsul Kahar dan Ayah Panton (kiri) usai membahas Majalah Neurok jelang lauching. Ist

Optimisme Ayah Panton saat dikonfirmasi media ini beralasan bahwa tahap jelang terbitnya Neurôk menurutnya sudah ditahap akhir, penyusunan rekomendasi akhir dari pihak yang selama ini dianggap penting memahami kondisi bahasa Aceh di masa kini yang kian mengkhawatirkan.

"Saat ini proses jelang terbit sudah final, kita sedang menunggu rekomendasi satu pihak lagi, kami beranggapan penting bagi semua pihak dapat ikut andil menjaga bahasa Aceh dengan merestui penerbitan majalah bahasa Aceh yang kita beri nama Neurôk," papar Ayah Panton.

"Kita bersiap lounching pada awal Oktober 2020 mendatang, semoga berjalan sukses sebagaimana komitmen semua pihak dan harapan juga optimisme yang disampaikan kepada segenap tim penerbitan melalui media ini kami ucapkan terima kasih," pungkasnya.[re]

Komentar

Loading...