Illiza Serahkan Ratusan Buku Untuk Pustaka Gampong Lamsiot

Illiza Serahkan Ratusan Buku Untuk Pustaka Gampong Lamsiot
Anggota DPR RI Illiza Saaduddin Djamal saat menyerahkan buku kepada Kepala Pustaka Gampong Lamsiot, Aceh Besar, Maya Musriza Sabtu (13/3/21)

CAKRADUNIA.CO, Aceh Besar - Anggota MPR RI Hj. Illiza Sa'aduddin Djamal, SE menyerahkan bantuan ratusan buku bacaan kepada Taman Baca Cahaya Ilmu Perpustakaan Gampong Lamsiot, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Rabu (10/3/2021).

Buku bacaan yang diberikan terdiri dari buku bacaan untuk  anak-anak, ibu-ibu dan buku pengetahuan umum. Disamping itu Illiza juga menyerahkan masing-masing satu set buku untuk peserta sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan.

"Kebanyakan buku yang kita berikan untuk anak-anak," kata Illiza dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Gedung Serbaguna Gampong Lamsiot. Illiza berharap, dengan adanya buku perpustakaan desa maka akan dapat meningkatkan budaya literasi di desa-desa.

"Jadi ini harus kita dukung untuk meningkatkan budaya literasi di desa-desa. Semakin banyak membaca dan bercerita semakin pintar generasi kita," tegasnya.

Khusus kepada peserta sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Illiza berharap agar selalu menjaga dan merawat persatuan. Tumbuhkan semangat dan nilai-nilai pancasila didalam masyarakat, sehingga masyarakat akan selalu dapat hidup berdampingan, rukun dan damai serta saling menghargai.

Sementara itu, Kepala  Gampong Lamsiot menyampaikan terimakasih kepada Ibu Illiza Sa’aduddin Djamal atas sosialisasi 4 pilar kepada masyaraka desa Lamsiot, terlebih kehadiran Ibu Illiza hari ini juga memberikan bantuan buku untuk perpustakaan Desa Lamsiot. Dengan bertambahnya koleksi buku bacaan di perpustakaan, semakin bertambah juga minat baca dari para anak di desa kita, kata pak Keuchik.

“Kami berharap semoga ibu Illiza sehat selalu, dan kedepan kami berharap ada lagi bantuan yang sejenis untuk Gampong Lamsiot, karena lewat membaca bisa menaklukkan dunia,” katanya

Kepala Perpustakaan Taman Baca Cahaya Ilmu, Maya Musriza mengatakan, perpustakaan milik desa ini sudah berdiri sejak 22 Februari 2020 lalu. Saat ini terdapat 5 petugas yang menjaga perpustakaan itu dengan suka rela tanpa digaji.

“Ada lima suka relawan yang menjaga perpustakaan ini. Terima kasih Bunda Illiza yang telah menyumbangkan buku, ini sudah sangat banyak menurut kami.”[re]

Komentar

Loading...