Hina Ulama, Pemilik Akun Daniel Angga Dilaporkan ke Polres Aceh Timur

Hina Ulama, Pemilik Akun Daniel Angga Dilaporkan ke Polres Aceh Timur
Tengku dan santri Aceh mendampingi LSM Aceh Future mendatangi Polres Aceh Timur untuk melaporkan pemilik akun facebook yang menghina ulama Aceh, Kamis (24/9). Foto/cakradunia.co/Rachman

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk - Acheh Future bersama Santri Aceh melaporkan pemilik akun facebook Daniel Angga yang menghina ulama Aceh ke Mapolres Aceh Timur, Kamis (24/9/2020)

Tgk Juliandi yang mewakili santri Aceh mengatakan pihaknya mendampingi LSM Acheh Future melaporkan akun atas nama Daniel Angga terkait dugaan hate speech atau ujaran kebencian dengan memasang foto ulama Aceh yang sudah diedit secara tidak pantas.

"Akun tersebut secara berlebihan menyebarkan fitnah dan merendahkan ulama jika gambar editan itu dibiarkan terlalu lama di medsos," ungkap Tgk Andi

Kondisi tersebut tidak bisa benarkan, karena negara kita negara hukum yang tidak bisa dengan sembarangan menghina orang lain, apalagi ulama yang tugasnya penyampaikan kebaikan.

Sementara itu, Razali Yusuf mengungkapkan penghinaan yang dilakukan oleh akun facebook tersebut semoga bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan perbuatannya.

"Santri Aceh yang mendampingi ini  dari berbagai kecamatan yang ada di Aceh Timur. Dengan maraknya penghinaan ulama Aceh, kami (Acheh Future) tergerak hati untuk melaporkan hal ini kepada pihak berwajib. Alhamdulillah sudah diterima oleh pihak Polres Aceh Timur," ungkap Cek Li begitu nama akrab Razali Yusuf.

Tgk Martunis (kiri), Tgk Juliandi (dua kiri), Cek Li (kanan) saat memberi laporan akun facebook yang menghina ulama di ruang SPKT Polres Aceh Timur, Kamis 924/9). Foto/cakradunia.co/Rachman

Cek Li menambahkan bahwa sejak awal santri Aceh tidak mengambil langkah diluar proses hukum karena kami masih percaya terhadap keadilan yang ditegakkan oleh pihak kepolisian.

Tgk Martunis yang menjadi saksi atas kasus penghinaan ulama Aceh oleh akun facebook mengharapkan kasus tersebut bisa segera diselesaikan dan dan mempercayakan semua proses ini kepada pihak kepolisian.

Rachman

Komentar

Loading...