Hati-hati! Mutasi Virus Corona Seperti India Sudah Masuk Indonesia

Hati-hati! Mutasi Virus Corona Seperti India Sudah Masuk Indonesia
Ilustrasi (BBC World)

CAKRADUNIA.CO, Jakarta – Virus Corona telah bermutasi di India. Virus ini diyakini lebih berbahaya. Hati-hati virus itu sudah masuk ke Indonesia, Jumat lalu sudah 10 orang tertular.

Covid-19 di India masih mengamuk. Sebanyak 300 ribu kasus baru tercatat dalam sehari saja, 2.000 orang tewas dalam sehari, rumah sakit penuh, dan persediaan oksigen langka. Ada varian Corona yang berkembang di India, dipercaya menjadi varian yang lebih berbahaya ketimbang yang sudah ada.

Dilansir Deutsche Welle (DW), varian baru virus Corona dari India adalah B1617, mengandung sejumlah mutasi, yakni E484Q dan E484K. Mutasi ini juga telah terdeteksi di varian Afrika Selatan, B1353, dan varian Brasil, P1. Dalam beberapa kasus, mutasi India terdeteksi pada varian Inggris, B117.

Ada pula mutasi lain, seperti yang disebut L452R, yang terdeteksi dalam varian virus California, B1429. Hal yang sama ditemukan pada varian di Jerman.

Ahli khawatir B1617 berubah menjadi jenis mutasi super yang menyebar ke seluruh dunia. Mutasi Corona India itu sudah menyebar ke Jerman, Belgia, Inggris, AS, Australia, dan Singapura

Para ahli mengatakan ada risiko orang yang telah pulih dari infeksi Covid-19, atau mereka yang telah divaksinasi, mungkin tidak tahan terhadap varian baru ini.

Meski begitu, ahli masih berbeda pendapat. Direktur Covid-19 Genomic Initiative di Wellcome Sanger Institute Inggris, Dr Jeffrey Barrett, menilai varian India tidak punya penularan lebih hebat ketimbang varian Inggris.


Apa pun itu, varian India sudah masuk ke Indonesia. Simak penjelasan selanjutnya.

Pada Jumat, 23 April 2021, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menerbitkan kebijakan: menolak masuk orang asing yang memiliki riwayat perjalanan dari India dalam kurun 14 hari. Pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga negara India ditangguhkan.

Pada 00.40 WIB dini hari tanggal itu, ada puluhan warga India dipulangkan.

"Pemulangan 32 warga negara India dengan menggunakan maskapai Emirates Airlines bernomor penerbangan EK359 pada pukul 00.40 WIB dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menuju Dubai," kata Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Sam Fernando dalam siaran pers yang diterima detikcom, Minggu (25/4) lalu.

10 Orang di Indonesia ketularan Corona India

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, virus Corona sudah masuk ke Indonesia. Ada 10 orang di Indonesia yang sudah ketularan virus Corona.

"Sedikit membahas penyebab pertama bahwa mutasi virus baru meningkatkan kasus di India, bahwa virus itu juga sudah masuk ke Indonesia. Ada 10 orang sudah terkena virus tersebut," kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (26/4).

Tiga provinsi yang telah ditemukan mutasi virus Corona India adalah sebagai berikut:
- Provinsi Sumatera,
- Jawa Barat,
- Kalimantan Selatan

WNI dari India tetap boleh pulang ke Indonesia, asalkan mereka menjalani 14 hari karantina dan masuk hanya lewat bandara dan pelabuhan ini:
- Bandara Soekarno-Hatta
- Bandara Juanda
- Bandara Kualanamu
- Bandara Sam Ratulangi
- Pelabuhan Batam
- Pelabuhan Tanjung Pinang
- Pelabuhan Dumai

3 WNI dari India masuk via Soetta

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkap ada satu warga negara Indonesia (WNI) yang kembali dari India ke Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta. Sayangnya, satu orang ini tidak menjalankan karantina 14 hari. Ada dua orang yang membantu.

"Hari Minggu (25/4) kemarin memang telah diamankan seseorang inisial JD, kemudian ada S dan RW. Ada 3 orang yang sudah diamankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (26/4).[dtk]

Komentar

Loading...