Hang Tuah: Mana Tokoh Aceh Timur Mau Bela Petani Menderita Akibat PT Medco

Hang Tuah: Mana Tokoh Aceh Timur Mau Bela Petani Menderita Akibat PT Medco
Ketua Forum Keuchik Julok, Aceh Timur, Hang Tuah

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk- Ketua Forum Keuchik Kecamatan Julok, Aceh Timur Arajuddin sangat menyayangkan sikap PT Medco E&P Malaka Blok A yang sangat lamban menangani keluhan petani di Gampong Mane Rampak, Kecamatan Julok. Aceh Timur, Senin, (19/4/2021)

Selain itu, Hang Tuah begitu sapaan akrab Arajuddin juga merasa heran dan mempertanyakan kenapa tokoh Aceh Timur sama sekali tidak peduli saat petani di wilayahnya mengalami kerugian akibat sedimentasi dari lahan lapangan sumur minyak dan gas AR 1 milik PT Medco E&P Malaka.

"Pertama pihak PT Medco sampai hari ini belum ada tindakan apapun dilokasi tersebut, sedangkan petani sudah mulai kembali membajak lahan mereka. Maunya, tokoh Aceh Timur hadirlah membela petani," keluh Hang Tuah kepada cakradunia.co, terkait kerugian yang dialami petani Mane Rampak.

Menurutnya, perlu tanggapan serius dari semua tokoh Aceh Timur, baik dari politisi, aktivis dan dinas kabupaten agar permasalahan tersebut tidak terulang dan rakyat kecil tidak lagi dianiaya oleh perusahaan di gampongnya sendiri.

"Beda tindakan saat kemarin di Banda Alam akibat keracunan, berbondong-bondong tokoh Aceh Timur melakukan advokasi dan lain-lain mungkin akibat nyawa warga. Pas kerugian seperti ini, mana ada batang hidungnya yang hadi, padahal hasil petani juga bisa membuat nyawa mereka melayang, " ungkapnya kesal

Hang Tuah menyindir bahwa belum adanya tindakan dari tokoh Aceh Timur, mungkin belum waktunya untuk mencari simpati masyarakat dalam pemilihan khususnya di kecamatan Julok. 

“Apakah Julok tidak menjadi prioritas dalam mendulang suara kepada tokoh di Aceh Timur, sehingga kurang peduli,” ujarnya  

Padahal, tambahnya, sedimentasi di sekitaran lapangan sumur minyak AR-1 milik PT Medco E&P Malaka Blok A, sudah lama dikeluhkan. Tapi, tanggapan mereka terlalu santyai meresponnya. Atau mungkin sedikit dimaklumin, mereka terfokus pada kejadian warga yang keracunan akibat flaring gas saat pencucian sumur AS-11 di Alue Siwah.

“Kepada PT Medco E&P Malaka jangan lagi berpangku tangan segeralah perbaiki dan ganti kerugian petani jangan sampai hal tersebut kembali terulang karena warga sudah kembali membajak sawahnya,” ucapnya.

Sementara itu, Keuchik Gampong Mane Rampak, M. Nur ketika dihubungi mengakui sampai saat ini belum tindakan apapun dari PT Medco dan warga sangat kecewa.

"Belum ada apa-apa bang. Ya, waktu itu saja ada mereka telpon mereka. Sekarang petani sudah kembali membajak lahan, semoga aja bang petani nggak kembali rugi akibat sedimentasi PT Medco," tutupnya penuh harap. 

Rachman

Komentar

Loading...