Gedung DPRD Blitar Porak Poranda Akibat Gempa Malang

Gedung DPRD Blitar Porak Poranda Akibat Gempa Malang
Gedung DPRD Blitar porak-poranda akibat gempa Malang (Foto : Antara)

CAKRADUNIA.CO, Blitar - Anggota DPRD Kabupaten Blitar Wasis Kunto Atmojo mengatakan kondisi Gedung DPRD Kabupaten Blitar rusak berat akibat gempa magnitudo 6,1 yang mengguncang Malang. Akibat gempa tersebut, banyak genting yang runtuh, plafon juga jatuh, hingga tembok bangunan retak.

Ia juga meminta agar yang tidak berkepentingan tidak diizinkan masuk ke ruang DPRD Kabupaten Blitar, karena di dalam ruangan banyak data-data penting.

"Hari ini beberapa staf hadir, namun atas kebijakan pimpinan tidak boleh orang lain yang tidak berkepentingan masuk. Di dalam masih amburadul, dan pengamanan dokumen serta barang berharga di kantor penting," kata dia, Sabtu (10/4/2021).

Pihaknya menegaskan beberapa ruangan termasuk ruang rapat paripurna tidak dapat digunakan. Untuk itu, diharapkan perbaikan segera dilakukan.

"Kami berharap segera dilakukan pembenahan dengan biaya tidak terduga. Harapan kami secepatnya pimpinan koordinasi dengan sekda untuk membahasnya. Ruang paripurna tidak bisa digunakan, jebol semua," kata Wasis.

Sementara, belasan warga di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dilaporkan dirawat di sejumlah layanan kesehatan pascagempa.

"Sudah tertangani semua, karena hanya luka ringan," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Achmad Cholik di Blitar, Sabtu.

Hingga kini, terdapat 11 orang yang dilaporkan mengalami luka. Mereka ada yang dirawat di puskesmas, namun ada juga yang dirawat di rumah sakit wilayah Kabupaten Blitar.

Dari korban tersebut, kata dia, tersebar di beberapa kecamatan wilayah Kabupaten Blitar, di antaranya di Kecamatan Wates, Bakung, Sutojayan, Doko, dan beberapa daerah lainnya. Mereka mayoritas terkena bangunan yang rusak akibat getaran gempa bumi tersebut.

Selain itu, hingga kini BPBD Kabupaten Blitar juga masih melakukan pendataan rumah warga maupun fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat getaran gempa tersebut. Beberapa laporan yang masuk seperti di Kecamatan Kesamben, Kademangan, Kanigoro, dan beberapa daerah lainnya.(okz)

Komentar

Loading...