Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak TTU Sukses

Festival Panen Hasil Belajar Guru Penggerak TTU Sukses
Aktivitas calon guru penggerak (CGP) saat menempelkan foto program pada galeri aksi nyata hari pertama Lokakarya Ketujuh, Jumat (2/7). Foto/Cakradunia.co/Ist

CAKRADUNIA.CO - Lokakarya Tujuh Program Guru Penggerak Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) bertema Festival Panen Hasil Belajar  dilaksanakan selama dua hari di Hotel Victory 2, kota Kefamenanu, Jumat-Sabtu, 2 -3 Juli 2021 berlangsung sukses. 

Hari Pertama, peserta kegiatan, panitia dan para calon guru penggerak se-kabupaten TTU bersama pendamping antara lain; Mezra E. Pellondou, Hendi Riswandi Ali, Jarmini,Alfred Tangkondah, Eva Hariyati Israel dan Absolomon Sanu. Dari  P4Tk Penjas BK Pak Abdul Munir dan tim Pak Suwardi sebagai petugas monitoring dan tim.  

Aktivitas  hari pertama Lokakarya Tujuh, selain pembukaan dipandu  Alfred Boby Tangkondah, para CGP  bersukacita mengikuti Ice breaking, CGP diinformasikan perihal tujuan belajar, agenda belajar, kesepakatan kelas. CGP dipandu Hendi Riswandi Ali.

Para CGP berbagi rencana program yang telah dibuat dan diterapkan pasca loka karya enam,perubahan,tantangan,hasil,serta perasaan CGP saat program yang dibuatnya berhasil maupun kurang berhasil. Pada sesi ini para CGP berhasil menuliskan semua hal yang ingin dibagi tersebut, membagikannya bersama rekan sejawat dalam kelompok diskusi, dan setiap kelompok  didamping oleh seorang pendamping. 

Hasil sharing program, mendapat respon dan tanggapan dari rekan sejawat dalam kelompok diskusi untuk dilengkapi . Begitu seterusnya hingga semua Calon Guru Penggerak (CGP)  bisa berbagi dan menuliskannya pada chart yang tersedia , dan selanjutnya masing-masing kelompok diskusi menampilkan hasil sharing program masing-masing CGPnya pada plano yang tertempel pada dinding, dan bisa dibaca oleh semua kelompok sharing program.

Pendamping Mezra E. Pellondou, memandu Lokakarya Ketujuh, hari kedua Festival Panen Hasil Belajar Program Guru Penggerak, Sabtu 3 Juli 2021 (Megenakan pakaian adat TTU). Foto/Cakradunia.co/Ist

Seusai melaksanakan aktivitas Sharing program, Selanjutnya, pendamping Mezra E. Pellondou memandu  para CGP dalam sesi Evaluasi Program. Evaluasi disampaikan dengan cara CGP menulis pada kertas Post it hijau, terkait hal-hal baik  yang telah dilakukan, dan CGP menulis pada kertas kuning terkait hal-hal  yang perlu ditingkatkan lagi.  

Pada kesempatan tersebut, CGP berhasil melakukan evaluasi pada  (1) Materi Pelatihan Program Guru Penggerak; (2) Evaluasi terhadap Pengajar Praktik, Fasilitator,panitia; (3) Evaluasi terhadap Media Belajar (aplikasi online tatap muka,LMS); (4) Evaluasi terhadap  Durasi Belajar (tatap muka dan durasi belajar mandiri; (5) Evaluasi terhadap Bahan belajar (Modul.buku saku,video). 

Hasil dari sesi ini, memperlihatkan banyak hal baik telah dilakukan pendamping  dan berhasil dicapai CGP, dialami, dipelajari, dalam menjalani  program guru penggerak Angkatan pertama . Hal ini terbukti dari hampir semua CGP menulis pada kertas Post it Hijau. 

Namun khusus pada dinding evaluasi (5) atau Evaluasi terhadap Bahan belajar (Modul.buku saku,video), semua CGP memberikan warna kuning pada Buku Saku yang tidak pernah mereka terima/dapatkan. 

Agenda selanjutnya Berbagi Dampak Positif. Agenda ini dipandu oleh  Eva H. Israel. Ada lima dampak positif yang diidentifiasi para CGP yaitu : ) Dampak/perubahan  positif pada (1) siswa; (2) rekan guru; (3)kepala sekolah; (4) komunitas praktis; (5) ekosistem belajar. 

Pada sesi ini, masing-masing CGP berhasil mengidentifikasi perubahan-perubahan positif di sekolahnya terkait program  guru penggerak yang dijalankannya Selanjutnya, pendamping Jarmini memandu CGP untuk menuliskan Ide Programnya. 

Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten TTU, Drs Mathias Suban saat meninjau Stand Pameran dan menyimak penjelasan calon guru penggerak. Foto/Cakradunia.co/Ist

Ide program ditulis pada kertas  dan setiap CGP wajib  menambahkan  catatan perihal dukungan yang dibutuhkan. Para CGP berhasil menuliskan ide programnya dan dukungan yang diharapkannya, hasil tulisannya  ditempelkan pada dinding plano yang tersedia. 

Setelah semua rangkaian kegiatan terlaksana, selanjutnya pendamping Absalomon Sanu memandu CGP melakukan aktivitas  menempel foto aksi nyata yang menggambarkan semua aktivitas yang dilakukan CGP selama enam hingga tujuh bulan belajar aktif dalam program guru penggerak. Semua hasil kerja dari aktivitas Lokakarya  ketujuh hari pertama akan dipamerkan pada lokakarya ketujuh hari kedua.  

Pameran Festival Panen Hasil Belajar

Hari Kedua, Sabtu (3/7) Lokakarya Ketujuh Program Guru Penggerak kabupaten  TTU, Sesi Pameran Hasil Belajar Calon Guru Penggerak Kabupaten TTU 2021, dibuka  oleh    Kepala Dinas  Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten TTU, Drs. Matias Suban.

 Aktivitas hari  kedua Lokakarya  Ketujuh  dipandu oleh pendamping calon guru penggerak TTU/pengajar praktik, Mezra E. Pellondou dan dijalankan dengan menaati protokol covid19 mengingat adanya surat himbauan dari  Bupati Pemda TTU  tertanggal 2 Juli 2021 pada masyarakat untuk memerhatikan dan mempraktikan  secara ketat prokes  Covid19  saat aktivitas sosial masa  pandemi, serta pembatasan aktivitas sosial pada wilayah-wilayah kategori zona merah Covid19.    

Sesi Pameran Hasil Belajar Calon Guru Penggerak Kabupaten TTU 2021,ditandai dengan pameran atau Festival Panen Hasil Belajar selama tujuh bulan Calon Guru Penggerak menjalani Pendidikan guru penggerak. Selama pembelajaran banyak program aksi nyata CGP yang berpihak pada murid telah dilaksanakan, dengan melewati proses belajar  sejumah sepuluh  modul di Platform LMS, penerapannya dan implementasinya dalam aksi nyata yang akan diperlihatkan  saat Pendampingan Individu dan Lokakarya.

 

Dua calon guru penggerak (CGP) memegang banner dan CGP Erny Sonbay menjelaskan program pendidikan guru penggerak untuk meminimalisir pergerakan taati protokol kesehatan.Foto/Cakradunia.co/Ist

Tiba saatnya  masyarakat  dan tamu undangan diajak untuk  mengetahui praktik baik dan berbagai program pendidikan guru penggerak tersebut dalam kegiatan Festival Panen Hasil belajar.  Para peserta, panitia  dan tamu undangan Lokakarya Ketujuh Hari Kedua antara lain para Calon Guru Penggerak (CGP) Kabupaten TTU,para  pendamping,tamu undangan.

Tampak hadir, Ketua DPRD Kabupaten TTU, Hendrik Frederikus Bana, SH, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  NTT,yang  diwakili oleh koordinator pengawas SMA Kabupaten TTU Dra. Elvira Maria Ogom, para kepala sekolah  CGP dan yang mewakili, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten TTU, Drs. Matias Suban, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, bapak Martinus Seran dan tim, Direktur Perkumpulan Lembaga Bantuan Hukum Timor 9,(PLBH), bapak Adrianus, Magnus Kobesi, SH dan tim. Hadir pula Ikatan Wartawan TTU dan wartawan. 

Panitia Perwakilan dari  P4Tk Penjas BK bapak Abdul Munir, Pak Rudy  dan tim. Petugas  monitoring, Pak Suwardi dan tim. Panitia Dinas Pendidikan,Kepemudaan dan Olaharaga, kabupaten TTU Ibu Atha dan tim.  

Acara dimulai dengan menyapa dan menyambut hadirin oleh pemandu Mezra E.Pellondou,mengucapkan terimakasih telah hadir dalam Fesrival panen Hasil Belajar,serta menghimbau hadirin semua taat protokol Covid,memakai masker,menjaga jarak,mencuci tangan,menghindari kerumunan,dan menghindari mobilisasi. 

Sealanjutnya semua peserta  menyanyikan lagu Indonesia Raya dipandu oleh   CGP Heribertha Antonetha Manehat dari SMP Negeri Satu Atap Nunhala, dilanjutkan dengan  menyanyikan Mars  Guru Penggerak. Pembacaan Doa oleh CGP Fransiskus Sanan dari  SMA Swasta Katolik Warta Bakti Kefamenanu.

 

Pedamping calon guru penggerak (CGP) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Hendi Riswandi, Jarmini, Mezra Elisabeth Pellondau, Eva Hariyati Israel, Absolomon Sannu dan Alfred Boby Tangkondah. Foto/Cakradunia.co/Ist

Sepatah kata Ketua DPRD Kabupaten TTU, Hendrik Frederikus Bana, SH yang sangat mengapresiasi, memotivasi dan mendukung program guru penggeeak yang telah dijalankan oleh para guru dengan berbagai aksi nyata program Pendidikan yang berpihak pada murid. 

Sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  NT,yang  diwakili oleh koordinator pengawas SMA Kabupaten TTU Dra. Elvira Maria Ogom ,yang kepada penulis mengatakan  akan mengupayakan memberdayakan para CGP di kabupaten TTU tidak hanya mampu mengembangkan dirinya namun uga mengembangkan orang lain, sesuai dengan semangat guru penggerak.  

Sambutan  Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten TTU, Drs. Matias Suban  sekaligus membuka dengan resmi kegiatan Lokakarya Tujuh Sesi Pameran Hasil Belajar Calon  Guru Penggerak Kabupaten TTU 2021. Penjelasan Standing Banner Perihal Program Guru Penggerak yang dilakukan oleh CGP Erny Sonbai didampingi oleh pendamping Hendi Riswandi Ali.  

Aktivitas Kelas Berbagi 

Aktivitas Kelas Berbagi Program Calon Guru Penggerak kabupaten TTU  menampilkan Perwakilan Satuan Pendidikan SD, SMP dan SMA. Perwakilan  SD  oleh CGP, Blasius Sian  dari SD  Katolik Maubesi 1 dengan topik materi: Membiasakan  Siswa SD pada kearifan Lokal Mengenal Proses Pembuatan Kain Tenun (Proses Menenun). 

Perwakilan SMP oleh CGP, Remigius Ua dari SMP Katolik Santo Yoseph Maubesi dengan topik materi: Penerapan Teknik Coaching untuk Menyelesaikan Masalah Kurangnya Minat Baca  Murid. Perwakilan SMA oleh  CGP Fransiskus X. Sanan dari SMA Swasta Katolik Warta Bakti Kefamenanu ; dengan materi Pembangunan Taman Literasi Sekolah Atena Santo Yohanes Pemandi.

 

Galeri foto menampilkan program aksi nyata CGP selama menjelani enam bulan pendidikan guru penggerak dipamerkan hadi kedua Lokakarya Ketujuh pada Festival Panen Hasil Belajar. Foto/ Cakradunia.co/Ist

Seusai para calon Guru Penggerak berbagi aksi nyata program sekolah yang berpihak pada murid, aktivitas dilanjutkan  dengan  para tamu undangan Keliling Pameran , untuk melihat  Hasil  Program  Aksi Nyata CGP selama menjalani Pendidikan guru penggerak. Kegiatan ini  dipandu oleh pendamping Alfred  Boby Tangkondah, dengan menaati protokol Covid. 

Setiap pengunjung memberikan respon,  appresiasi, dukungan dan saran dengan cara  menginformasikannya pada petugas  CGP  yang bertugas pada stand pameran dan selanjutnya masing-masing petugas menginformasikannya pada pendamping masing-masing sebagai laporan. Setiap pengunjung yag telah selesai dipandu untuk melihat pameran, langsung diarahkan untuk pulang.  

Produk yang dihasilkan dari kegiatan loka karya 7 Hari Pertama antara lain :Plano Sharing Tugas Lokakarya 6;Plano Evaluasi Program PGP;Plano Dampak Positif PGP;Plano Menulis Ide Program;Galeri foto. Acara Lokakarya Ketujuh Berjalan dengan baik, dan terjadi  kolaboratif dan Kerjasama yang baik antar P4TK Penjas, dengan dinas Pendidikan,kepemudaan dan olahraga, para pendamping serta  Calon Guru Penggeeak se Kabupaten TTU  terutama terkait  Alur Lokakarya hari Kedua pameran Hasil dan Berbagi Program Aksi Nyata CGP, terutama dalam hal  melakukan penyederhanaan alur aktivitas pameran  untuk menghindari kerumunan dan  terhindar dari pelanggaran prokes Covid19  masa pandemi. 

Ketercapaian tujuan belajar pada kegiatan loka karya 7 Hari Pertama dan Kedua sesuai dengan durasi waktu dan prosedur kegiatan serta hasil evaluasi yang disampaikan oleh masing-masing CGP maka dapat disampaikan bahwa 98% dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut tercapai dan CGP menyatakan bahwa kegiatan tersebut memuaskan.  

Kegiatan Lokakarya tujuh Program Guru Penggerak Kabupaten TTU  terlaksanan dengan baik sesuai dengan durasi waktu, prosedur dan masing-masing CGP menyatakan bahwa kegiatan loka karya 7 memuaskan, meskipun ditengah ancaman covid-19. 

Setelah mengikuti kegiatan loka karya 7, maka masing-masing Calon Guru Penggerak mampu melakukan evaluasi, menulis ide program dan mendesain galeri foto. Kegiatan Loka karya 7 dengan Tema Festival Panen Hasil Belajar Secara keseluruhan  berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan 

Penulis: Pengajar Praktik/Pendamping Guru Penggerak Kabupaten TTU-NTT: Mezra E.Pellondou (Guru SMA Negeri 1 Kupang-NTT)

Komentar

Loading...