Febri Diansyah: Korupsi Tak Lagi di Luar KPK

Febri Diansyah: Korupsi Tak Lagi di Luar KPK
Mantan Jubir KPK, Febri Diansyah

CAKRADUNIA.CO, Jakarta - Mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah  menyindir kesalahan logo KPK yang terdapat di sebuah dokumen yang ditunjukkan oleh Ketua KPK Firli Bahuri saat konfrensi pers. Febri mengatakan logo KPK  tersebut keliru.

"Baru nyadar, logo KPK di dokumen berlabel Rahasia yang diperlihatkan Ketua KPK kemarin salah," cuit Febri melalui akun Twitternya, Sabtu (24/4/2021).

Dalam cuitannya, Febri mengunggah foto dokumen KPK berlabel rahasia. Foto tersebut memuat data dari tersangka kasus suap, AKP Stepanus Robin Pattuju. Logo KPK  yang dipermasalahkan Febri ada di pojok kanan atas.

Harusnya, kata Febri, terdapat 3 kata yakni komisi, pemberantasan, korupsi di bawah Logo KPK. Febri menyebut penempatan kata 'korupsi' keliru. Dia menyindir kata korupsi yang tak lagi berada di luar logo KPK.

Dia membandingkannya dengan unggahan foto logo KPK yang menurutnya benar. Pada foto tersebut, tampak kata 'korupsi' tidak berada di bawah kata KPK. Sehingga hanya kata 'Komisi' dan 'Pemberantasan' yang berada persis di bawah kata KPK.

"Bandingkan dengan logo sebenarnya (kanan) yang dibuat dengan filosofi agar kata 'korupsi' tidak masuk ke KPK," jelas Febri.

Sebetulnya, Febri sudah beberapa kali mencuit perihal ini. Pada 21 April 2021 lalu, Febri juga mengutarakan soal makna filosofi logo KPK.

"Kenapa tulisan 'Komisi Pemberantasan Korupsi' di logo ini tidak simetris dan melebihi lebar huruf KPK? Dulu pembuat logo ini berharap korupsi tidak pernah masuk ke dalam tubuh KPK. Sehingga tulisan 'korupsi' diletakkan di luar setelah huruf K," tulis Febri dikutip detik.com

Kemudian pada 4 Februari 2021, Febri juga mengomentari logo KPK pada spanduk kegiatan penandatanganan nota kesepahaman antara Komisi Kepolisian Negara (Kompolnas) dengan Lembaga/Komisi Negara serta Dewan Pers. Menurut Febri, logo KPK tersebut keliru.

"Bagus sebenarnya jika MoU ini berjalan.. sayangnya logo KPK di spanduk salah," tulis Febri.

"Ada maknanya kenapa tulisan 'korupsi' di logo tersebut berada di luar akronim KPK. Agar korupsi tidak masuk di tubuh KPK. Jadi ini bukan soal posisi yang simetris saja," lanjutnya.

Baru nyadar, logo KPK di dokumen berlabel Rahasia yg diperlihatkan Ketua KPK kemarin salah...

Kata "korupsi" masuk di bawah tulisan KPK.

Bandingkan dg logo sebenarnya (kanan) yg dbuat dg filosofi agar kata "korupsi" tdk masuk ke KPK. pic.twitter.com/YBrPYyvF5x

— Febri Diansyah (@febridiansyah) April 23, 2021.[dtk]

Komentar

Loading...