Efek Corona, Peluncuran Buku Prof Siti Zainon di Aceh Ditunda

Efek Corona, Peluncuran Buku Prof Siti Zainon di Aceh Ditunda
Santrawan Negara Malaysia, Prof Siti Zainon Ismail

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Efek virus corona, agenda peluncuran buku Sastrawan Negara Malaysia, Prof Siti Zainon Ismail "Aceh: Suara dari Hujung Tambak" (Cacatan warisan budaya dan seni Aceh) yang direncanakan akan diluncurkan dalam rangkain Seminar Persuratan Melayu-Aceh di Komplek Masjid Haji Keuchik Leumiek Banda Aceh, Jumat (14/3/2020) mendatang ditunda hingga waktu belum ditentukan.

Menurut koordinator acara, Helmi Hass, penundaan itu disampaikan langsung oleh Siti Zainon, Jumat (6/3) dua hari lalu. Penundaan itu untuk menghindari wabah virus corona yang sedang merambah Malaysia, Indonesia dan hampir 80 negara lain di dunia. Sebagai sastrawan negara, Prof Siti Zainon dan pejabat Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia untuk sementara dilarang melakukan kunjungan ke luar negara.

“Mohon maaf dinda atas penundaan ini, rombongan Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia terpaksa mengundurkan program pelancaran buku, penandagangan MoU dan juga pertemuan dengan sastrawan dan budaya Aceh. Nanti kita atur kembali masanya. Sampaikan maaf kami kepada bapak-ibu yang telah melakukan persiapan selama ini. Saya turut berduka cita atas penundaan ini, ”kata Siti Zainon melalui WA.

Sebenarnya, dalam agenda selama dua hari, Sabtu-Minggu, 14-15 Maret 2020, selain buku Prof Siti Zainon juga akan diluncurkan kembali buku revisi Prof. A. Hasjmy "Ruba’i Hamzah Fanzuri", Sufi Abad ke-17 dan dua buku Datuk Prof. Mohamed Hatta Shaharom, buku "Ombak Aceh Tsunami Insani" dan buku "Anak Gunung Selat Sunda" dari Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia.

Selepas pelancaran dan bedah buku akan dilakukan penandatangan MoU antara Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia dengan Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dan Yayasan Ali Hasjmy Banda Aceh.

Sedangkan pada hari Minggu pagi, 15 Maret 2020 akan dilakukan kajian manuskrip Melayu koleksi Prof. Ali Hasjmi di Yayasan Pustaka Ali Hasjmy Banda Aceh.  Pembicara pada sesi pertama dengan tema “Sastra Budaya Malaysia-Aceh”  oleh Prof. Siti Zainon, penyair negara Malaysia dan utusan Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh.

Pada sisi kedua dengan tema “Situasi Terkini Kesusastraan Malaysia-Aceh, pematerinya  dari Gabungan Penuli Nasional (Gapena) Malaysia dan penyair nasional D Kemalawati dari Lapena Banda Aceh.

Selanjutnya malam hari akan diadakan pertemuan sastrawan dan budayawan Malaysia – Aceh di Taman Seni dan Budaya Aceh (TBA) yang ditutup dengan baca puisi bersama.

“Kita berdoa, mudah-mudahan wabah virus corona cepat diangkat oleh Allah SWT, sehingga program-program kebudayaan antar bangsa bisa berjalan dengan ancar,”kata Helmi Hass.  

Dedi Fathurrahman

 

Komentar

Loading...