Dua Pasien Positif Covid-19, Pelayanan Rawat Inap di Alihkan ke Julok

Dua Pasien Positif Covid-19, Pelayanan Rawat Inap di Alihkan ke Julok
Puskesmas Simpang Ulim tetap buka seperti biasa, hanya Rawat Inap saja yang di alihkan sementara ke Puskesmas Julok. Foto/cakradunia.co/Rachman

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk - Pelayanan Rawat Inap di Puskesmas Simpang Ulim Aceh Timur sejak empat hari yang lalu (11/9) di tutup selama 14 hari, setelah dua pasien rawat inap terkomfirmasi positif covid-19, sehingga petugas yang pernah kontak erat dengan pasien melakukan isolasi mandiri.

Pelaksana Harian Puskesmas Simpang Ulim, Yusniati A.md Keb, Selasa (15/9/2020) membenarkan terkait ditutupnya sementara dan dialihkan pelayanan rawat Inap ke Puskesmas Julok, setelah dua pasien warga Gampong Bantayan berinisial H (50) dan AF (15) warga gampong Alue Buloh sa positif Covid-19 sesuai hasil laboratorium penyakit infeksi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) 

Kedua pasien tersebut saat ini dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Zubir Mahmud (RSUZM)

“Betul ada pengalihan pelayanan sebagai ikhtiar mencegah penularan Covid-19 dan bagi petugas yang kontak erat dilakukan isolasi mandiri rumah masing-masing selama 14 hari. Hanya pelayanan rawat inap yang di alihkan, sedangkan untuk pelayanan lainnya Puskesmas Simpang Ulim tetap buka seperti biasanya,” kata Yusniati.

Penutupan sementara pelayanan rawat inap Puskesmas Simpang Ulim juga dibenarkan Camat Russamin SE. Dia mengatakan penutupan puskemas ini menyusul hasil dua warganya positif covid-19 sebagai upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 di kawasan Kecamatan Simpang Ulim. 

"Layanan rawat inap bukan ditutup, tapi dialihkan ke Puskesmas Julok," kata Camat Russamin 

Pihak muspika Simpang Ulim terus berupaya berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama agar pada setiap kesempatan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan  di tengah pandemi covid-19.

Camat Simpang Ulim berharap kepada masyarakat untuk tidak mengucilkan bagi penderita covid-19 dan keluarga tapi harus berikan semangat agar bisa melewati proses perawatan dengan tenang dan semangat, sehingga cepat sembuh dan tidak trauma.

Rachman. 

Komentar

Loading...