Doni Monardo Diganti, Kasatgas Covid Diusulkan Dijabat Menkes

Doni Monardo Diganti, Kasatgas Covid Diusulkan Dijabat Menkes
Epidemiolog mendorong Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin diangkat sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19. (Muchlis - Biro Pers)

CAKRADUNIA.CO, Jakarta -- Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengusulkan posisi Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dijabat oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Usul itu disampaikan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengganti Doni Monardo dengan Ganip Warsito, Selasa (25/5).

Menurut Dicky, penanganan pandemi Covid-19 di bawah BNPB tak menunjukkan hasil signifikan. Ia berpendapat sudah waktunya pemerintah memberi ruang kepada menkes untuk menjalankan tugasnya menangani pandemi.

"Ketua satgasnya sudah alihkan ke menteri kesehatan. Selain itu memang harus seperti itu, berbasis sistem kesehatan kita, ini penting untuk respons pandemi ke depan," kata Dicky kepada, Selasa (25/5).

Dicky menilai Kementerian Kesehatan lebih siap menjadi pimpinan penanganan pandemi dibanding BNPB. Selain itu, Kemenkes punya sumber daya manusia mumpuni untuk menghadapi pandemi.

Menurutnya, penanganan wabah di Indonesia selama ini juga berada di bawah Kemenkes bukan militer.

"Kita tidak lazim ya respons ini menjadi respons tentara. Maksud saya, ini bukan operasi militer, ini respons satu krisis kesehatan masyarakat. Berdasarkan pengalaman Indonesia, responsnya oleh Kementerian Kesehatan, sipil," ujarnya.

Dihubungi terpisah, epidemiolog Universitas Airlangga Windhu Purnomo berpendapat serupa. Ia menilai pemerintah harus segera memberi wewenang lebih kepada Kemenkes dalam menangani pandemi Covid-19.

Windhu berpendapat Budi Gunadi bisa ditunjuk sebagai pelaksana harian Satgas Covid-19. Menurutnya, langkah tersebut bisa menjadi jalan Indonesia memperbaiki penanganan pandemi.

"Kita selama ini tidak kendali terhadap penanganan covid seperti gini-gini saja, masih ambigu, masih berusaha seimbangkan kesehatan dan ekonomi karena sektor kesehatan hanya pendampingan," kata Windhu, Selasa (25/5).

Windhu menyebut Satgas Covid-19 di bawah BNPB selama ini hanya sibuk mengoreksi kebijakan pemerintah. Mereka tak berupaya lebih dalam merumuskan kebijakan penanganan pandemi Covid-19.

Padahal, kata Windhu, seharusnya Satgas Covid-19 rutin menggelar penelitian untuk memutuskan kebijakan. Menurutnya, hal itu bisa dilakukan Kemenkes jika menjadi memimpin penanganan pandemi.

"Harusnya Satgas membuat kajian-kajian epidemiologi yang kajiannya jadi rekomendasi bagi pemerintah, kepada presiden, untuk ini loh yang harus dilakukan," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menunjuk Ganip Warsito menggantikan Kepala BNPB Doni Monardo. Ganip sekaligus menjabat sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 seperti yang dilakukan Doni sebelumnya.

(cnni)

Komentar

Loading...