Dinas KLH Aceh Jaya Diminta Benahi Sampah di Geuruete

Dinas KLH Aceh Jaya Diminta Benahi Sampah di Geuruete
Sampah di puncak Gunung Geureute di buang ke jurang yang akan mengancam lingkungan dan Kartula

CAKRADUNIA.CO, Calang – Kawasan puncak Gunung Geureute menjadi sebuah sebuah objek wisata alami yang sangat digemari oleh wisata domistik dan manca negara. Namun, akhir-akhir ini keindahan alam yang bersisian langsung dengan jalan negara dan berbatas langsung dengan Samudera Hindia sudah mulai tercemar, karena banyak warga dan pemilik warung di sana membuang sampah semberangan dan kebanyakan kejurang-jurang di belakang warung mereka.

Kondisi ini menjadi perhatian dan keprihatinan LSM Kita Peduli yang selama ini bergiat untuk menjaga lingkungan dan selalu mengajak warga agar terus menjaga dilingkungan dimana pun berada.

Berdasarkan laporan masyarakat dan temuan LSM Kita Peduli sudah cukup lama persoalan sampah menjadi buah bibir pengunjung atau penikmat destinasi keindahan puncak Gunung Geureute selama ini. Warga dan pemilik warung belum sadar telah mengotori lingkungan secara terus menerus.

"Yang kami lihat ada pembiaran sampah yang di buang semberangan tempat, padahal ada tempat sampah untuk digunakan pengunjung atau pedagang di sana. Kondisi ini lama kelamaan akan berdampak pada ekosistem alam yang ada," sebut Irna Teba, humas LSM Kita Peduli kepada cakradunia.co kemarin.

Untuk menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan, kata Irna, pihaknya mengharapkan Dinas Kebrsihan dan Lingkungan Hidup (KLH) Aceh Jaya dapat berkerjasama dengan baik, terutama menghidupkan fungsi kontrol dan tindakan pembersihan lingkungan di tempat-tempat yang menjadi sorotan pengunjung seperti salah satunya di puncak Gunung Geuruete

“Sangatlah tidak mungkin Aceh Jaya ini bersih dari berbagai dampak lingkungan bila Dinas KLH hanya bertindak untuk seputaran perkantoran atau kota saja, itu tidak terwakili untuk seluruh Aceh Jaya. Jangan kemudian pada masyarakat pedagang yang disalahkan, akan tetapi Dinas KLH sendiri belum menunjukkan kedisiplinan kerja secara profesional,”tambah Irna.

Humas LSM Kita Peduli, Irna Teba

Dinas KLH sebagai penanggung jawab kebersihan lingkungan hidup, puncak Gunung Geuruete termasuk hutan lindung yang menjadi tanggung jawab kita bersama. Untuk menjaga kelestarian alam khususnya di Aceh Jaya dan juga sampah kering yang berserakan, sangat rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Untuk itu, LSM Kita Peduli meminta kepada Dinas KLH Aceh Jaya bisa membangun kerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk sama-sama menjaga lingkungan, guna meningkatkan daya tarik wisatawan ke Aceh Jaya dengan suasana yang nyaman, sehingga bisa mendongkrat penghasilan pedagang tradisional yang ada di sepanjang jalan puncak Geureute tersebut.

Irna melihat, selama ini banyak pengunjung dan pedagang  merupakan warga desa yang masih awam dalam hal-hal membangun kenyamanan lingkungan, sebaiknya mereka secara terus menerus dibina bagaimana membangun kesadaran untuk menjaga kebersihan bersih dan keindahan lingkungan, sehingga sampah akan ditempatkan di tong-tong sampah yang telah disediahkan.

“Jangan biarkan pedagang di sana merusak lingkungan, karena secara perlahan akan berdampak fatal pada kerusakan alam. Lakukan pendekatan dan arahkan pedagang untuk meningkatkan kesadaran mereka menjaga lingkungan dengan baik. Seharusnya Dinas KLH sudah menyiapkan tempat (tong) sampah di sana, jangan memandang alam sebagai lahan bebas untuk membiarkan sampah berserakan,” tutup Irna Teba. (ml)

Komentar

Loading...