Dewan UKM Aceh Programkan Tanam Porang di Atas Lahan 24 Ribu Hektar

Dewan UKM Aceh Programkan Tanam Porang di Atas Lahan 24 Ribu Hektar
Ketua Komwil Dewan UKM Aceh T Nurmiadi Boy saat mempresentasikan bagaimana prospek Porang bagi masa depan petani Aceh. Hasil produk Porang diekspor ke Jepang, China dan Korea Selatan pada Rakor Dewan UKM Aceh, Sabtu (26/12/20). Foto/cakradunia.co/Helmi Hass

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Dewan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Aceh tahun 2021 akan menanam Porang (tanaman palawija sejenis keladi) secara bertahap hingga mencapai 24.000 hektar se-Aceh.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Komiter Wilayah (komwil) Dewan UKM Aceh, T Nurmiadi Boy ST pada acara pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan UKM se-Aceh di aula Rumoh Budaya Banda Aceh, Sabtu (26/12/20). Dalam rakor ini hadir belasan Komite  Daerah (Komda) se-Aceh.

Dalam rakor ini, kata Pak Boy, begitu nama akrab Nurmiadi boy, minta semua pengurus komda daerah agar membangun komitmen awal untuk membantu mengembangkan hasil produksi hasil tani masyarakat di Aceh.

“Dewan UKM Aceh ingin bila program ini jalan, petani Aceh bisa mendapatkan pendapat Rp 20 juta perbulan,”kata Pak Boy optimis.

Kepada pengurus Komda Dewan UKM Aceh, mantan manager Persiaraja ini meminta dalam menanam dan mengembangkan Porang tidak mengganggu tanaman lain yang sudah menghasilkan. Karena, tanaman Porang bisa ditanam tumpang sari dengan tanaman lain. Karena porang hanya butuh sinar matahari sekitar 40 hingga 50 persen.

Peserta Rakor Dewan UKM Aceh. Foto/cakradunia.co/Helmi Hass

Untuk mulai program perdana Porang di Aceh, awal tahun 2021 Dewan UKM Aceh akan melakukan rapat kerja. Oleh karena itu, awal tahun depan semua kepengurusan Komda Dewan UKM se-Aceh  sudah solid dan memiliki program yang konkrit.

“Kami minta pengurus komda Dewak UKM se-Aceh dalam rakor ini menyampaikan semua kendala yang dialami selama ini di daerah dan merapatkan barisan untuk memperkuat organisasi,”ungkap penuh harap.

Sementara peserta rakor mengeluh soal pendanaan dari pemerintah yang selama ini sering ditilep saat disampaikan ke penerima dan setiap pelatihan tidak dikembangkan lagi, sehingga dana yang dikucurkan hanya sia-sia saja.

“Oleh karena itu, kami minta Dewan UKM Aceh mampu menjawab tantangan ini, sehingga keinginan untuk memakmurkan petani bisa terwujud,”kata Ketua Komda Dewan UKM Pidie, Umar penuh harap.

Ketua Komda Dewan UKM Aceh Selatan, Adi Sawang untuk meminta agar Komwil Dewan UKM Aceh mampu meningkatkan hasil produksi ikan hingga menjadi tepung dan produksi jadi lainnya.

“Kami berharap Dewan UKM Aceh mampu mendongkrat hasil pertanian Aceh,”kata Adi.

Foto/cakradunia.co/Helmi Hass

Pak Boy menyambut antusias keinginan para ketua komda Dewan UKM se-Aceh. Bahkan katanya,  untuk mensukseskan program Porang akan dibangun sarana dan prasaran yang dibutuhkan masing-masing daerah.

“Selain program Porang kita juga akan kembangkan produksi pertanian yang sudah ada selama ini. Jadi, jangan tinggalkan tanaman yang sudah ada. Namun, bagaimana menambah nilai pada tanaman yang telah ada sambil mengembangkan Porang. Untuk mendukung program Porang ini, Dewan UKM Aceh akan mengupayakan sarana dan prasana, ”urainya panang lebar.

Dalam rakor yang dimodeatori oleh Sekend Dewan UKM Aceh, A Malik Musa, SH, M.Hum selain pengurus definitif juga hadir para pemegang mandat yang segera akan membentuk kepengurusan dan dilantik awal tahun 2021 mendatang.[df]  

Komentar

Loading...