Demokrat Tak Masuk Kabinet, AHY: Justru Ini Sehat untuk Demokrasi

Demokrat Tak Masuk Kabinet, AHY: Justru Ini Sehat untuk Demokrasi
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Tempo/Muhammad Hidayat

CAKRADUNIA.CO, Jakarta – Partai Demokrat tak merasa buruk jika berada di luar pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin, justru bisa menjalankan peran untuk check and balance.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurut Agus, justru partainya bisa menjalankan peran sebagai pengawas dan penyeimbang terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Saya tidak merasa buruk berada di luar, justru kami bisa menjalankan peran untuk check and balance dan itu penting, sehat untuk demokrasi," kata Agus, Kamis, 15 April 2021 dikutip tempo.

Agus mengatakan Demokrat menyadari itulah peran yang harus diambil saat ini. Dia pun mengaku menyelami betul posisi tersebut. Menurut Agus, Demokrat juga tak merasa tidak memiliki kawan di politik meski mayoritas partai berada di koalisi pemerintah.

"Kami juga tidak merasa kami seperti tidak punya kawan, tidak sama sekali. Kami bangga pada posisi kami hari ini," ujar Agus.

Meski begitu, Agus mengatakan partainya memiliki hubungan baik dengan Presiden Jokowi dan jajaran pemerintahannya saat ini. Agus bercerita, tak lama setelah terpilih menjadi ketua umum Demokrat dan disahkan Kementerian Hukum dan HAM pada 2020 lalu, ia dan jajaran partainya menemui Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan itu, Agus melaporkan hasil kongres dan kepengurusan yang telah disahkan oleh Kemenkumham. Selain menemui Presiden Jokowi di Istana Bogor, Agus dan rombongan juga menyambangi Wapres Ma'ruf Amin di kediamannya untuk keperluan yang sama.

Meski Demokrat sempat beberapa kali diisukan diajak bergabung ke koalisi pemerintah, AHY tak menjawab rinci saat ditanya perihal ini. 

"Buktinya sampai hari ini kami di luar," tutupnya.

[tempo]

Komentar

Loading...