Dek Gam Yakin Polda Selesaikan Kasus Bupati Ramli MS Pukul Tgk Janggot

Dek Gam Yakin Polda Selesaikan Kasus Bupati Ramli MS Pukul Tgk Janggot
Anggota DPR RI, Nazaruddin Dek Gam

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh - Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin Dek Gam yakin Polda Aceh akan menyelesaikan secara profesional kasus dugaan pemukulan Tgk Janggot oleh Bupati Aceh Barat, Ramli MS.

Menurut Dek Gam, Polda Aceh sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan korban dalam kasus tersebut. Bahkan, penyidik juga sudah memeriksa terlapor Bupati Aceh Barat, Ramli MS.

“Saya yakin Polda akan bekerja secara profesional dalam menyelesaikan kasus itu, dan saya akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” kata Nazaruddin Dek Gam secara tertulis, Jumat (4/12).

Selain itu, Dek Gam, sapaan Nazaruddin, sudah menghubungi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, Kombes Pol Sony Sanjaya, untuk menanyakan perkembangan kasus itu. Dimana Polda menyampaikan kalau kasus tersebut masih berproses.

“Saya selalu menghubungi pak Kombes Pol Sony Sanjaya untuk mempertanyakan kasus ini, dan mereka (Polda) memastikan kasus tersebut terus berjalan dan dalam proses,” ujar Dek Gam.

Dek Gam meminta masyarakat Aceh Barat bersabar dan menyerahkan seluruh proses hukum kasus tersebut kepada penyidik dan berikan waktu kepada penyidik untuk terus bekerja.

"Beliau sosok yang peduli terhadap apapun masalah di Aceh, saya apresiasi kerja Irjen Wahyu Widada," ujarnya.

Kasus dugaan pemukulan itu terjadi pada Selasa, (18/2/2020) lalu, tepatnya di Pendopo Bupati Aceh Barat. Korbanya adalah Zahidin (40) alias Tgk Janggot warga Desa Darul Ikhsan, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan.

Dugaan kasus penganiayaan terjadi di pendopo bupati saat korban menjumpai Ramli MS untuk menagih hutang.

Setelah kejadian itu, Tgk Janggot membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat sekira pukul 20.00 WIB, dengan Nomor Surat Tanda Bukti Lapor BL/29/II/2020/ACEH/RES ABAR/SPKT.

Karena tidak ada perkembangan kasus tersebut, kemudian Polda Aceh mengambil alih penanganan kasus yang menjerat orang nomor satu di Aceh Barat itu.[re]

Komentar

Loading...