C-AFS Aceh Tanam 3.500 Mangroves & Aksi Peduli Lingkungan di Lamtutu

C-AFS Aceh Tanam 3.500 Mangroves & Aksi Peduli Lingkungan di Lamtutu
Relawan berhasil mengumpulkan 27 kantong sampah (ukuran 45 liter) dan sekitar 80 persen berupa sampah plastik. Botol bekas minuman, cup air mineral, pipet, pempers dan lain-lain. Foto/dok C-AFS Aceh.

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh - Ceudah - Asian Friendship Society of Aceh (C-AFS-Aceh), sebuah komunitas yang bergerak dalam bidang lingkungan, pendidikan PRB dan budaya, kembali melakukan aksi peduli lingkungan untuk Aceh pada 19 September 2021 dan 24 Oktober lalu melakukan penanaman 3.500 mangroves (bakau) di Gampong Lamtutu, Kecamatan Peukan Bada , Aceh Besar dengan melibatkan 30 sukarelawan .

Sedangkan Sabtu 20 November 2021 pagi, melanjutkannya aksi dengan membersihkan pantai di Pasi Lamteungoh - Lamtutu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.

Mereka berhasil mengumpulkan 27 kantong sampah (ukuran 45 liter) dan sekitar 80 persen berupa sampah plastik. Botol bekas minuman, cup air mineral, pipet dan lain-lain termasuk juga banyak ditemukan pampers yang dibuang begitu saja, sehingga sangat mencemar lingkungan.

Syafwina Sanusi Wahab,  Ketua C-AFS-Aceh mengatakan pantai dan laut itu bukan tempat sampah.

“Kita perlu mengurangi sampah dan tidak buang sampah sembarangan. Di mana pun itu. Jadi pantai dan laut bukan tempat buang sampah, " katanya.

Relawan foto bersama usai menanam mangroves di Lamtutu, Aceh Besar. 

Karena semua sampah, tambahnya, umumnya berakhir di laut. Selain membahayan biota laut juga membahayakan kita.

Menurutnya, Indonesia menghasilkan 67,8 juta ton sampah pertahun dan baru 10 persen  yang didaur ulang, sehingga Indonesia merupakan negara penghasil sampah kedua terbesar di dunia.

Pada pertemuan G20 Osaka Summit tahun 2019 lalu, salah satu visinya adalah Blue Ocean Vision, mengurangi limbah plastik di laut hingga nol pada tahun 2050.

"Maka kali ini, serentak bersama Asian Friendship Society  di Tokyo, Osaka, Filipina, Bali dan Aceh, kami melakukan aksi bersih pantai bersama kegiatan Blue Ocean Rangers, Penjaga Samudera Biru," urai Syafwina.

Untuk Jepang, pembersihan dilakukan di pantai di kawasan dekat Tokyo Disneyland dan di Osaka di Nishikinohama dekant Kansai International Airport, untuk Filipina di pantai Matnog , Sarsogon.

Aksi Peduli Dilingkungan di Bali dilakukan dengan menggunakan perahu.Ist

Sedangkan di Bali, dilakukan pembersihan sampah di hutan mangroves Batu Lumbang, Denpasar Selatan,  dengan menggunakan perahu.

Keuchik Gampong Lamtutu, Panglima Laot Baharuddin, menyambut gembira kegiatan ini dan mengharapkan bisa dilakukan lagi di masa depan.

"Kami punya pantai yang indah, siapa saja boleh datang ke sini dengan mengikuti norma-norma yang ada dan menjaga kebersihan tempat ini.

Aksi bersih pantai ini diikuti 30 relawan yang terdiri dari mahasiswa, komunitas, pelajar , guru dan penduduk setempat.

Semoga kegiatan seperti ini bisa digalakkan di seluruh pesisir Aceh, agar keindahan alam Aceh tetap terjaga sepanjang masa.[R]

Komentar

Loading...