Bupati Abdya – Dewan UKM Aceh Teken MoU 5.000 Ha Lahan Tanam Porang

Bupati Abdya – Dewan UKM Aceh Teken MoU 5.000 Ha Lahan Tanam Porang
Ketua Komwil Dewan UKM Aceh, T Nurmiadi Boy disaksikan Bupati Abdya Akmal Ibrahim dan Forkopinda Abdya saa melantik dan mengambil sumpah/janji penguruis Komda Dewan UKM Abdya, Minggu (21/2/21). Foto/cakradunia.co/Helmi Hass

CAKRADUNIA.CO, Blangpidie – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) dengan Komwil Dewan UKM Aceh melakukan kerjasama penanaman Porang (tanaman sejenis umbian) diatas lahan 5.000 Ha.

Untuk rencana tersebut, Bupati Abdya Akmal Ibrahim dan Ketua Komwil Dewan UKM Aceh, T Nurmiadi Boy melakukan tandatangan MoU kedua belah pihak dalam acara pelantikan pengurus Komda Dewan UKM Abdya di aula Bappeda Abdya, Minggu (21/2/21).

Ketua Komwil Dewan UKM Aceh, T Nurmiadi Boy, ST melantik pengurus Komda Dewan UKM Abdya yang diketuai oleh Ir Muslim Hasan, M.Si, Sekretaris Teuku Kasman, S.Pd.I dan bendahara Darmi S serta puluhan pengurus lainnya.

Bupati Abdya Akmal Ibrahim mengatakan gagasan dan ide Komwil Dewan UKM Aceh sangat rasional dan baik untuk mengembangkan tanaman Porang di Abdya, karena curah hujan dan tanah di negeri ‘Breuh Sigupai’ ini sangat cocok untuk tanaman sejenis umbia itu.

Ketua Komda Dewan UKM Abdya Muslim Hasan menerima bendera pataka usai pelantikan dari Ketua Dewan UKM Aceh T Nurmiadi Boy. Foto/Abi Surya

Selain itu yang sangat mengembirakannya bahwa tanaman Porang tidak mengganggu tanaman lain, artinya ditanam tumpang sari dibawah tanaman keras lainnya yang ada dalam kebun milik warga, karena Porang boleh ditaman dimana saja dan tidak membutuhkan sinar cahaya yang banyak cukup antara 60 sampai 40 persen saja.

“Saya banyak membaca mengenai Porang dan ini sangat menjanjikan bagi petani, saya baru tahu bahwa nilai jualnya sangat tinggi. Untuk itu, Pemkab Abdya siap menyediakan lahan 5.000 ha dan anggaran untuk mengembangkan Porang di daerahnya. Kalau tidak ada orang lain yang mau, saya sendiri siap untuk melakukannya,”kata mantan wartawan senior Serambi Indonesia optimis.

Untuk menyambut tawaran Dewan UKM Aceh, Bupati Akmal yang sejak awal menjabat sudah serius mengembangkan bidang pertanian untuk rakyat, meminta warga jangan berpangku tangan dan selalu berpikir tak mungkin. Tapi, harus berkerja keras secara terus menerus berkerja untuk menatap masa depan yang sangat cerah di bidang pertanian.

“Ini penting dan saya menyambut baik atas program bekerja sama yang ditawarkan Ketua Dewan UKM Aceh. Bukan hanya siap dengan omong-omong saja, tapi, kita sangat siap dengan tindakan,” kata Akmal Ibrahim.

Ketua Dewan UKM Aceh T Nurmiadi Boy didampingi Sekretaris Dewan UKM Aceh A Malik Musa menyerahkan naskah MoU yang diteken bersama kepada Bupati Akmal Ibrahim. 

Akmal juga mengatakan, Dewan UKM dan masyarakat harus mampu merobah mindset warga bahwa petani itu miskin.

Warga Aceh tidak mampu menyaingi perkembangan tehnologi industri bangsa Amerika, eropah dan negara berkembang lainnya, tapi satu-satu cara bertahan hidup dan mampu pendapat mereka hanya dengan pertanian.Kondisi ini dipapar Akmal, karena dia selama 10 tahun terakhir sudah berhasil menwujudkan impian sebagai petani yang berpenghasilan besar bahkan dalam satu bulan dia sudah bisa berpenghasil Rp 1 milyar dari hasil pertanian.

Malah sejumlah pekerjanya sudah bisa berpenghasilan Rp 25 sampai Rp 30 juta dalam satu bulan.Kondisi inilah yang ingin ditularkan kepada petani lain di Abdya dan Aceh. Bila, program tanam Porang terwujud, maka impian bersama menjadi petani kaya akan terwujud.

“Saya sangat suka bila dapat tantangan dari pengusaha muda yang kreatif dan mampu memiliki pendapatan dalam setiap usahanya. Ingat, petani itu adalah pengusaha, pengusaha yang mampu mendapatkan keuntungan lebih dari lima puluh persen setiap usahanya. Kita tidak perlu menyakinkan orang yang tidak yakin, jangan libatkan orang yang tidak yakin bergabung dalam usaha kita, karena merekalah yang akan menjadi kelemahan kita,” urai Bupati Akmal panjang lebar.

Ketua Komwil Dewan UKM Aceh, T Nurmiadi Boy ST, mengatakan selamat kepada pengurus Komda Dewan UKM Abdya, semoga pelantikan tersebut menjadi langkah awal dan memberikan harapan terbaik bagi pelaku UMKM dan dapat mewujudkan program yang terintegrasi dalam bidang pertanian, perkebunan, perikanan dan lain-lain.

Pengurus Komda Dewan UKM Abdya yang baru dilantik foto bersama Bupati Akmal Ibrahim, Ketua Dewan UKM Aceh dan pengurus serta Forkopinda Abdya. Ist  

Untuk program Porang dan peningkatan nilai tambah bagi hasil pertanian lain dan berbagai sektor UKM lainnya, Dewan UKM Aceh telah merencanakan sejumlah program strategis dalam tahun 2021 ini. Untuk mengsukses program tresebut, Dewan UKM Aceh telah membangun hubungan kerja dalam dan luar negeri.

“Harapan kami kepada bapak Bupati Abdya agar dapat membina, membantu dan memberikan arahan kepada pengurus Komda Abdya agar bisa mewujudkan dan membangun sinergisitas bersama perintah daerah dalam pembangunan sumbernya manusia dan sumber daya alam,” ucap Pak Boy bergitu nama akrab T. Nurmiadi  Boy.

Penanaman Porang yang direncanakan diatas lahan 24 ribu ha, tambah Pak Boy, salah satu jalan untuk menyedot puluhan ribu tenaga kerja yang selama ini menjadi pengangguran yang terus meningkat setiap tahunnya.

Bila pogram ini berjalan sebagaimana direncanakan, petani Aceh akan mendapat penghasil yang baik. Malah Dewan UKM Aceh mentargetkan petani Aceh setiap bulan bisa mendapat penghasil Rp 20 juta.

“Bila ini berjalan dengan baik sesuai yang direncanakan, Dewan UKM Aceh mentargetkan petani harus mendapat penghasilan Rp 20 perbulan,”kata Pak Boy optimis.  

Untuk pengembangan bisnisnya, Pak Boy, meminta semua Komda UKM se-Aceh segera membuat koperasi, sehingga dananya segera bisa diproses.

Dalam acara pelantikan turut hadir dari unsur Forkopimkab Abdya seperti Dandim Abdya, Kapolres Abdya, DPRK Abdya, SKPK, pengurus Komwil Dewan UKM Aceh, para camat dan tamu undangan lainnya.[df]

Komentar

Loading...