iklan bener Duka Cita Gub - Bambang

BNN dan Pemda Aceh Tanam Jagung Hibrida di Bireuen

BNN dan Pemda Aceh Tanam Jagung Hibrida di Bireuen
Deputi BNN Pusat, Kadis Perkebunan Aceh A Hanan, Bupati Bireuen Saifanur dan perwakilan BNN Kabupaten kota foto bersama usai menanam bibit jagung hibrida di Bireuen, Kamis (24/10) Ist

CAKRADUNIA.CO, Bireuen - BNN Pusat bersama penerintah Aceh dan pemerintah Kabupaten Bireuen melakukan tanam perdana Jagung Hibrida Program Grand Design Alternative Development (GDAD) di Gampong Batee Raya Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Kamis (24/10/2019).

Deputi  Pemberdayaam  BNN Pusat diwakili Deputi Pemberdayaan Masyarakat, Drs.Dunan Ismail Isja, MM dalam sambutannya meyampaikan bahwa penanaman perdana hari ini merupakan salah satu  implementasi Inpres Nomor 6 tahun 2018 tentang P4GN dalam pengembangan potensi masyarakat kawasan rawan di Aceh.

Tujuan program tersebut salah satunya untuk mewujudkan Aceh yang bersih narkoba dengan meningkatkan komoditi alternatif melalui program alternative development.

“Untuk itu, kami mengajak masyarakat petani yang mendapatkan kesempatan dan program ini untuk betul-betul serius melaksanakannya,”sebutnya. 

Plt Gubernur Aceh diwakili Kadis Pertanian Aceh, Abdul Hanan SP. MM. pada kesempatan tersebut mengatakan, Bireuen merupakan salah satu wilayah yang diharapkan unggul dalam produksi jagung di Aceh

Tahun ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung pengembangan pertanian jagung di wilayah ini untuk areal seluas 11.047 hektar.

A.Hanan berharap, program Altemative Development ini tidak hanya efektif daIam memberantas pertanian ganja saja di Aceh, tetapi juga dapat mendukung cita-cita Aceh menjadi kawasan lumbung jagung nasional.

Bupati Bireuen H Saifannur S.Sos mengatakan, dalam rangka mewujudkan Bireuen sebagai produsen jagung di Provinsi Aceh, Pemerintah berupaya meningkatkan produksi jagung secara berkelanjutan.

Strategi utama kegiatan pengembangan jagung antara lain adalah melalui peningkatan luas tanam.

Penanaman perdana jagung tersebut turut dihadiri kepala BNN Aceh, ketua DPRK Bireuen, Forkopimda, kepala SKPK, tokoh petani dan masyarakat. (Zul)

Komentar

Loading...