Breaking News

Biden: Kami Yakin Menang Lebih dari 300 Suara Elektoral

Biden: Kami Yakin Menang Lebih dari 300 Suara Elektoral
Capres AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, mengklaim bisa unggul hingga 300 suara elektoral dari capres petahana Donald Trump. (AP/Carolyn Kaster)

CAKRADUNIA.CO - Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, yakin akan menjadi pemenang pemilihan umum presiden AS 2020. Dia juga mengklaim bakal unggul dengan meraih lebih dari 300 suara elektoral.

Padahal, seorang kandidat sudah bisa mengambil alih Gedung Putih apabila mendapatkan 270 dari 538 suara elektoral yang diperebutkan.

"Kami sudah di jalur untuk memenangkan lebih dari 300 suara elektoral. Lihat angka nasional saat ini," kata Joe Biden dalam pidato.

Berdasarkan perhitungan sementara, Joe Biden saat ini unggul dengan 253 suara elektoral. Sedangkan capres petahana Donald Trump mendapatkan 213 suara elektoral.

Pennsylvania yang memiliki 20 suara elektoral sejauh ini belum mengumumkan hasil akhir.

Namun, Biden terlihat mulai unggul dibandingkan Trump. CNN melaporkan, Biden kini diperkirakan memiliki 28.833 suara lebih banyak daripada Trump di lima negara bagian kunci, yakni Arizona, Georgia, Nevada, North Carolina dan Pennsylvania.

Oleh sebab itu, apabila Joe Biden diunggulkan Pennsylvania, maka ia akan menjadi Presiden AS terpilih dengan mengantongi 273 suara elektoral.

Tak hanya itu, enam negara bagian masih melakukan penghitungan suara, dengan pertambahan suara yang melambat. Negara bagian Georgia bahkan berencana hitung ulang.

"24 jam yang lalu kami tertinggal di Georgia, sekarang kami unggul dan kami akan memenangkan negara bagian itu. 24 jam yang lalu kami juga tertinggal di Pennsylvania dan kami akan memenangkan itu. Sekarang kami unggul dan menang di Arizona dan Nevada," ucapnya.

"Kami akan memenangkan perlombaan ini dengan mayoritas yang jelas dan bersama dengan rakyat AS."

Terpisah, Gedung Putih mengumumkan Donald Trump tak akan muncul di hadapan publik pekan ini. Namun, pada Jumat (6/11) sore waktu setempat, Trump meminta Biden tidak mengklaim sebagai pemenang Pemilu AS 2020 melalui akun resmi Twitternya.

"Joe Biden seharusnya tidak asal mengklaim jabatan Presiden. Saya juga bisa membuat klaim tersebut. Proses hukum baru saja dimulai," cuit Donald Trump.

Dalam cuitan terbarunya, Donald Trump juga kembali mengungkapkan dugaan kecurangan dengan menyatakan dirinya sempat memimpin dengan perolehan suara di beberapa negara bagian yang kemudian dianggap menghilang begitu saja dalam beberapa hari.

Hal itu membuatnya meminta Mahkamah Agung AS menghentikan penghitungan suara.

(cnn i)

Iklan Duka Cita Ibunda Bupati Nagan Raya

Komentar

Loading...