Beri Keterangan Palsu, Ajudan Bupati Ramli MS Dilaporkan ke Polda Aceh

Beri Keterangan Palsu, Ajudan Bupati Ramli MS Dilaporkan ke Polda Aceh
Fitriadi Lanta (tengah) foto bersama penasehat hukumnya, Pujiaman SH (kiri) dan Zulkifli, S.H usai membuat melaporkan Hayatullah Fajri, ajudan Bupati Aceh Barat Ramli MS ke Polda, Selasa (22/9). Ist

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Tim Penasehat Hukum Fitriadi Lanta, masing-masing Rahmat, S.Sy., C.P.C.L.E., Pujiaman, S.H. dan Zulkifli, S.H. dari Lembaga Bantuan Hukum Advokasi dan Keadilan Aceh (LBH AKA) Distrik Abdya telah melaporkan Hayatullah Fajri (ajudan Bupati Aceh Barat Ramli MS) yang diduga telah melakukan tindak pidana memberi keterangan palsu dibawah sumpah dalam persidangan di Pengadilan Negeri Meulaboh tanggal 20 Juli 2020.

Menurut Jubir Penasehat Hukum Fitriadi Lanta, Pujiaman, sebelumnya sudah mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Aceh Barat 9 September 2020 lalu, usai menghadirkan Tengku Jenggot alias Zahidin (korban pemukulan Bupati Aceh Barat Ramli MS) dalam persidangan sebagai Saksi A De Charge (menguntungkan) yang dihadirkan Penasehat Hukum Fitriadi Lanta.

“Namun, kedatangan kami saat itu tidak ada hasil, karena alasan pihak Polres Aceh Barat saat itu Kasatres masih diluar, mereka meminta kami untuk datang besok harinya. Setelah besoknya hanya datang Fitriadi beserta teman-temannya tanpa didampingi Penasehat Hukumnya. Namun, laporan pengaduan Fitriadi tetap tidak diterima,”kata Pujiaman dalam pers rilis yang dikirim ke media ini, Selasa (22/9).

Kemudian pada tanggal 16 September 2020, sebelum sidang sekitar pukul 11.00 WIB,  Fitriadi Lanta beserta Penasehat Hukum kembali mendatangi Polres untuk membuat pengaduan terkait kesaksian palsu oleh Hayatullah Fajri, namun setelah menjumpai Kasatres sambil berdiskusi tetap saja tidak bisa diterima.

“Saat itu, kami minta alasan tertulis dari Kasatres terkait tidak bisa diterima laporan kami, tapi Kasatres menolak permintaan kami,”sebut Pujiaman

Karena terbentur di Polres Aceh Barat, tambah Pujiaman, pihaknya membuat pengaduan ke Polda Aceh terkait kesaksian palsu oleh Hayatullah Fajri dalam persidangan, Senin 21 September 2020 dengan mendatangi SPKT Polda Aceh. Setelah berdiskusi dengan beberapa penyidik, lalu penyidik menyampaikan Selasa besok (22/9) pagi saja.

Selasa, hari ini tanggal 22 September 2020, Fitriadi Lanta yang didampingi oleh dua Penasehat Hukumnya, Pujiaman, S.H. dan Zulkifli, S.H, tiba di SPKT Polda sekitar pukul 10.00 WIB, lalu menjumpai sejumlah penyidik dan menyampaikan maksud dan tujuannya untuk membuat pengaduan kesaksian palsu oleh Hayatullah Fajri.

“Setelah lama kami berdiskusi baru sekitar pukul 11.30 WIB laporan pengaduan Fitriadi Lanta diterima dan dilanjutkan dengan BAP awal,”tutur Pujiaman.

Laporan Pengaduan dari SPKT Polda dengan bukti lapor Nomor : STTLP/259/IX/YAN.2.5/2020/SPKT tanggal 22 September 2020 terhadap Hayatullah Fajri yang memberikan keterangan palsu dibawah sumpah dalam persidangan dalam Pasal 242 ayat (2) KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.[re]

Komentar

Loading...