Banjir Bandang Terjang Lokasi Wisata Tangse, Tak Ada Korban Jiwa

Banjir Bandang Terjang Lokasi Wisata Tangse, Tak Ada Korban Jiwa
Banjir terjang lokasi wisata di Gampong Beungga dan Blang Malo, Kecamatan Tangse.Ist

CAKRADUNIA.CO, SIGLI – Banjir bandang terjang lokasi wisata di Gampong  Blang Leubu, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Kamis (25/3/2021) sore.

Sejumlah rekaman  video amatiran kiriman warga merekam bagaimana kepanikan warga saat air tiba-tiba dan menyapu beberapa kios yang berada di pinggir sungai tersebut. Banjir bandang  juga terjadi Gampong Beungga dan Blang Malo, Kecamatan Tangse.

Hujan lebat melanda Kecamatan Tangse, Pidie, Kamis (25/3/2021), sekitar pukul 14.30 WIB, juga menggerus pinggiran jalan dan longsor terjadi di ruas jalan nasional Tangse-Keumala di kawasan Blang Malo, Kecamatan Tangse. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa dalam musibah ini. Juga tidak ada warga yang harus mengungsi.

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, H Junidar, kepada media, Kamis (25/3/2021) malam mengatakan, banjir yang melanda Gampong Bengga dan Blang Malo dilanda banjir akibat hujan lebat yang terjadi, pukul 14.30 WIB.

Air sungai deras tidak menyebabkan luapan pada rumah penduduk.

Akibat derasnya air sungai menyebabkan kerusakan lokasi wisata air panas di Blang Leubue. Sebanyak 10  kios di lokasi wisata juga rusak diterjang banjir. Kios tersebut masing-masing Suhardi (38) Rahmawati (35), Nurjannah (34), Joni Aji (50), Nurbaiti (40), Zulkifli (38), Ummi Kalsum (45), Anita (35) Dahlina (40) dan Aton (45).

"Kita belum mendata dampak kerusakan kios yang terkena banjir," jelasnya.

Ia menyebutkan, untuk longsor sekitar 20 meter badan jalan nasional Tangse-Keumala di kawasan Blang Malo, Kecamatan Tangse.

Material longsor itu sempat meluber ke rumah warga, tapi telah dibersihkan polisi bersama masyarakat dan petugas BPBD Pidie. Saat pengendara dari dua arah telah normal kembali.

"Polisi dipimpin Kabag Ops Polres Pidie, AKP Wahyudi, telah membersihkan lumpur longsor yang menghantam rumah warga. Warga yang mengunsi tidak ada karena material longsor telah dibersihkan warga," jelasnya.[si]

Komentar

Loading...