Banda Aceh Ditetapkan Sebagai Ibukota Kebudayaan Indonesia

Banda Aceh Ditetapkan Sebagai Ibukota Kebudayaan Indonesia
Salah satu sudut kota Banda Aceh diantara situs budaya. Ist

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh  - Jaringan Kota Pusaka Indonesia atau JKPI menetapkan Banda Aceh sebagai Ibukota Kebudayaan Indonesia. Kepastian ini dikemukakan dalam Rapat Pra Kongres JKPI 2021, Senin (29/3/2021) di aula Mawardi Nurdin di komplek Balai Kota.

Anggota JKPI terdiri dari Bupati dan Walikota memilih Banda Aceh sebagai ibukota Kebudayaan Indonesia yang tertuang dalam Mufakat Banda Aceh Ibukota Kebudayaan Indonesia. KPI tersebut mengeluarkan rekomendasi pusaka waktu yang diaktualkan dalam bentuk: Ibukota Kebudayaan bergilir yang tertuang dalam  "Mufakat Banda Aceh Ibukota Kebudayaan Indonesia".

Selain  Banda Aceh untuk tahun 2021 JKPI juga memilih Kota Bogor, Surakarta, Sawahlunto, dan Ambon.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan, dengan dipilihnya Banda Aceh sebagai Ibukota Kebudayaan Indonesia akan menjadi moment untuk memajukan sektor wisata dan sarana promosi baik nasional maupun internasional.

"Ini merupakan  momen yang sangat berharga demi memajukan sejumlah destinasi wisata sebagai ajang promosi wisata Banda Aceh agar semakin dikenal di manca negara dan dengan sendirinya semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke kota gemilang", ungkapnya.

Dengan ditetapkan Banda Aceh sebagai Ibukota Kebudayan Indonesia, tambahnya Aminullah,  juga akan mempengaruhi pendapatan dari pelaku usaha tidak hanya di sektor wisata tapi juga sektor lainnya.

Rapat Pra Kongres diakhiri dengan penandatanganan Mufakat Banda Aceh Ibukota Kebudayaan Indonesi Presidium JKPI Alfredi, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto Direktur JKPI Nanang Asfarinal dan Wali Kota Aminullah.(si)

Komentar

Loading...