Banda Aceh dan 8 Daerah Lain di Aceh Berubah Status Jadi Zona Kuning Covid-19

Banda Aceh dan 8 Daerah Lain di Aceh Berubah Status Jadi Zona Kuning Covid-19
Ilustrasi

CAKRADUNIA.CO, Jakarta – Kota Banda Aceh dan delapan daerah kabupatan dan kota lain di Aceh sejak hari ini berubah status dari zona merah Covid-19 menjadi zona kuning bersama seratusan daerah lain di Indonesia.

Keputusan itu disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dengan merilis 136 daerah zona kuning atau zona rendah penularan Covid-19, Senin (8/6) di Jakarta.

Zona kuning atau zona rendah berada di bawah zona oranye atau zona sedang, serta zona tertinggi yakni zona merah atau zona risiko tinggi. Sementara itu, zona kuning juga masih berada di atas zona hijau atau zona dengan nol kasus positif Covid-19.

Ke-sembilan kabupaten dan kota di Aceh yang telah berubah ke zona kuning, masing-masing ; Aceh Barat Daya, Aceh Tamiang, Kota Lhokseumawe, Pidi, Simelue, Kota Banda Aceh, Aceh Utara, Gayo Lues, Bener Meriah

Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Dewi Nur Aisyah menjelaskan, penetapan daerah-daerah dengan empat tingkat risiko itu ditentukan melalui kajian data dengan mempertimbangkan 15 indikator utama kesehatan masyarakat. Rinciannya, 11 indikator epidemiologi, 2 indikator survailans kesehatan masyarakat, dan 2 indikator pelayanan kesehatan.

"Setiap indikator kami berikan penilaian dan pembobotan dan dijumlahkan. Hasil penghitungan akan diketagorikan menjadi 4 zona risiko utama, yakni zona risiko tinggi, zona risiko sedang, zona risiko rendah, dan zona tidak terdampak atau tidak tercatat kasus Covid-19 positif," kata Dewi, Senin (8/6).

Dewi menambahkan, data daerah-daerah dengan berbagai tingkat risiko atau zona ini bersifat dinamis. Seperti zona hijau misalnya, dari yang sebelumnya disebut ada 102 kabupaten/kota, kini tersisa 92 saja. Ada 10 daerah yang posisinya berubah menjadi zona dengan risiko rendah atau lebih tinggi lagi.

"Dan hari ini kami akan umumkan 136 kab kota dengan risiko rendah di mana kab kota tersebut memiliki skoring 20 persen tertinggi. Data tersebut kami update setiap minggu dan 136 kabupaten kota ini merupakan kab kota dengan risiko rendah per 7 Juni 2020," katanya.

"Terakhir kami ingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa data Covid-19 bersifat sangat dinamis. Terdapat daerah yang sebelumnya tidak terdampak, namun berubah menjadi daerah risiko rendah. Begitu pula ada daerah risiko rendah yang dapat berpindah menjadi zona risiko sedang atau sebaliknya," kata Dewi.

Dewi pun mengajak masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan di manapun berada dalam seluruh sektor kegiatan. Menurutnya, perlawanan terhadap Covid-19 hanya bisa dilakukan dengan adaptasi kebiasaan baru untuk hidup lebih bersih, sehat, dan taat kepada protokol kesehatan. 

Kabupaten/Kota dengan risiko rendah atau zona kuning di Indonesia, sebagai berikut:

Provinsi Aceh:
Aceh Barat Daya, Aceh Tamiang, Kota Lhokseumawe, Pidi, Simelue, Kota Banda Aceh, Aceh Utara, Gayo Lues, Bener Meriah

Provinsi Sumatra Utara:
Kota Padang Sidempuan, Tapanuli Utara

Provinsi Sumatra Selatan:
Lahat, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ilir

Provinsi Sumatra Barat:
Kota Pariaman, Kota Solok

Provinsi Bangka Belitung:
Belitung, Bangka Tengah, Bangka Barat

Provinsi Kepulauan Riau:
Karimun, Bintan, Kota Tanjung Pinang

Provinsi Jambi:
Tanjung Jabung Barat, Sarolangun, Batanghari, Bungo, Tanjung Jabung Timur, Kota Jambi, Tebo

Provinsi Lampung:
Lampung Tengah, Lampung Barat, Tulang Bawang, Tanggamus, Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Kota Metro, Lampung Selatan, Lampung Utara, Pesawaran

Provinsi Bengkulu:
Bengkulu Selatan, Kaur, Mukomuko, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah

Provinsi Riau:
Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Kota Pekanbaru, Pelalawan, Rokan Hulu, Siak, Kampar, Bengkalis

Provinsi Kalimantan Barat:
Sanggau, Ketapang, Sekadau, Landak, Kota Singkawang, Kayong Utara, Sambas, Mempawah, Sintang

Provinsi Kalimantan Timur:
Paser, Berau, Kutai Kartanegara, Kota Bontang, Penajam Paser Utara, Kutai Timur.

Provinsi Kalimantan Selatan:
Hulu Sungai Selatan

Provinsi Kalimantan Tengah:
Barito Utara

Provinsi Jawa Timur:
Ponorogo, Kota Blitar, Trenggalek, Kota Pasuruan

Provinsi Jawa Barat:
Cianjur, Ciamis, Kota Banjar, Sukabumi, Sumedang, Tasikmalaya, Cirebon, Majalengka, Kuningan, Pangandaran, dan Indramayu

Provinsi Jawa Tengah:
Kota Pekalongan, Wonogiri, Karanganyar, Grobogan, Kendal, Pekalongan, Boyolali, Blora, Sragen, Rembang

Provinsi DI Yogyakarta:
Sleman

Provinsi Nusa Tenggara Timur:
Flores Timur, Sumbar Timur, Manggarai, Ende, Manggarai Barat, Nagekeo

Provinsi Sulawesi Utara:
Minahasa Tenggara, Kep Sangihe, Kep Talaud, Bolaang Mongondow Utara

Provinsi Sulawesi Barat:
Mamuju

Provinsi Sulawesi Tenggara:
Konawe Selatan, Konawe, Kolaka

Provinsi Sulawesi Tengah:
Kota Palu, Morowali, Sigi, Poso, Toli-Toli, Banggai Kepulauan, Banggai Laut

Provinsi Sulawesi Selatan:
Barru, Kep Selayar, Tana Toraja, Bulukumba, Kota Palopo

Provinsi Maluku Utara:
Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Pulau Taliabu, Halmahera Utara

Provinsi Maluku:
Seram Bagian Barat, Maluku Tengah, Maluku Barat Daya, Buru Selatan, Maluku Tenggara

Provinsi Papua Barat:
Kaimana, Fakfak

Provinsi Papua:
Nabire. (ROL)

Komentar

Loading...