Arsul Sani: Suasana Kader PPP Aceh Adem, SK Kepengurusan Segera Terbit

Arsul Sani: Suasana Kader PPP Aceh Adem, SK Kepengurusan Segera Terbit
Wakil Ketua Umum DPP PPP yang juga Wakil Ketua MPR RI, H Arsul Sani, SH saat melakukan pertemuan dengan keluarga besar DPW PPP Aceh di Paopia Coffe,Pango Raya Banda Aceh, Kamis (18/11/21) malam. Foto/cakradunia.co/Helmi Hass

CAKRADUNIA.CO, Banda Aceh – Wakil Ketua Umum  DPP PPP, H Arsul Sani, SH sangat senang melihat suasana adem kader PPP Aceh ditengah tak sabar menunggu SK kepengurusan periode mendatang yang tak kunjung turun dari DPP PPP.

Kondisi ini dirasakan langsung oleh Wakil Ketua MPR RI ini dalam acara silaturrahmi dengan keluarga besar PPP Aceh selama dua jam lebih di Coffee Paopia, Pango Raya Banda Aceh, Kamis (18/11/21) malam.

Suasana yang dibangun selama ini seolah-olah ada perpecahan kader pasca Muswil DPW PPP Aceh akhir Mei 2021 lalu tidak muncul sama sekali. Kader PPP Aceh pun mengharapkan Arsul Sani yang juga mantan Sekjend DPP PPP dapat memberi masukkan positif ke Ketum Soeharsoe Manoarfa agar kepengurusan DPW PPP Aceh segera dikeluarkan SK lalu dilantik, sehingga partai bisa berjalan sebagaimana mestinya.

“Saya akan sampaikan kepada Ketum Pak Soeharso kondisi ril kader PPP Aceh pasca Muswil yang hingga hari ini adem saja. Ini, memang sudah terlalu lama sudah enam bulan lebih. Biasanya, SK sudah keluar paling lama dalam dua bulan. Daerah lain yang ‘ricuh’ saja sudah klar,”katanya.

Dalam pertemuan itu, Arsul Sani banyak menceritakan bagaimana membantu dan menyelesaikan banyak persoalan ‘ketidakadilan’ terhadap masyarakat yang dialami selama ini. Diantaranya, PPP berhasil membantu persoalan Saiful Mahdi, dosen teknik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang sempat dipecat oleh rektornya, sehingga dipulihkan kembali dengan mendapat amnesti dari Presiden Jokowi.

Foto/cakradunia.co/HH

Sementara Amri M Ali, Ketua DPW PPP Aceh periode 2015 – 2021 mencerita bagaimana DPW PPP Aceh pasca menunggu SK kepengurusan baru bahwa dana kas partai tetap aman dan tidak pernah dikeluarkan karena selama enam bulan lebih ini tidak ada kegiatan apa-apa, kecuali kebutuhan rutin kantor saja.

Tanggapan ini sengaja disampaikan Amri M Ali, karena ada kader partai yang mempertanyakan persoalan itu belum lama ini.

“Perlu kami jelaskan bahwa dana atau kas partai jalurnya sudah jelas. Semua dana masuk ke rekening partai, bukan ke rekening saya atau bendahara dan bisa dicek setiap hari. Selama ini, kita tak ada kegiatan, jadi tidak ada dana yang digunakan.Kecualai untuk listrik, air, telepon dan gaji karyawan kantor,”ungkap Amri M Ali.

Diujung pertemuan sekitar pukul 22.30 WIB setelah menerima semua masukan dari kader, Arsul Sani kembali berjanji segera memberi masukan kepada ketum DPP PPP, sehingga persoalan SK kepengurusan DPW PPP Aceh selesai.

Jumat (19/11/21) siang ini setelah menerima kunjungan Saiful Mahdi dan keluarga, Arsul Sani akan kembali ke Jakarta bersama rombongan Komisi III DPR RI. Arsul Sani selama dua hari di Banda Aceh melakukan kunker dalam rangka menyerap berbagai aspirasi untuk menyempurnakan draf UU tentang kejaksaan RI, baik kalangan akademisi maupun di Kejaksaan Tinggi Aceh.[DF]     

Komentar

Loading...