Amerika Legalkan Ganja, Anjing Pelacak Pensiun Dini

Amerika Legalkan Ganja, Anjing Pelacak Pensiun Dini
Anjing pelacak di Amerika segera dipensiun dini

CAKRADUNIA.CO, Richmond  - Amerika Serikat segera akan melegalkan kepemilikan ganja dan meminta anjing penciumannya tidak akan berfungsi lagi di negara bagian AS yang telah melegalkan ganja.

Anjing-anjing pengendus ini pun terpaksa harus pensiun dini akibat keputusan itu. Ketika Virginia bersiap untuk melegalkan kepemilikan ganja satu ons untuk orang dewasa hingga pada 1 Juli, anjing polisi pengendus narkoba dari seluruh negara bagian dipaksa pensiun dini.

Polisi negara bagian Virginia menghentikan 13 K-9 atau anjing pelacak ganja. Sementara banyak departemen polisi dan kantor sheriff yang lebih kecil menghentikan satu atau dua anjing.

Sebagian besar sedang dalam proses membeli dan melatih anjing baru untuk hanya mendeteksi obat-obatan terlarang. Obat-obatan yang terdeteksi termasuk kokain, heroin, dan metamfetamin.Bagi departemen tidak mampu membayar hingga 15.000 dolar AS untuk membeli dan melatih anjing baru, mereka terpaksa membubarkan unit K-9.

Anjing-anjing yang dilatih untuk sejumlah obat memiliki respon yang sama untuk seluruhnya. Anjing juga tidak dapat membedakan antara jumlah kecil, ganja legal atau jumlah yang lebih besar, obat-obatan yang masih ilegal. Bagi polisi, artinya anjing tidak dapat lagi digunakan untuk menentukan kemungkinan penyebab penggeledahan.

Sheriff Bedford County, Mike Miller mengatakan menggunakan anjing yang telah dilatih untuk mendeteksi semua obat-obatan kecuali mariyuana dapat membantu menjamin tidak mengidentifikasi mariyuana. Menurut Miller anjing itu nantinya hanya akan menemukan heroin atau yang lainnya, bukan mariyuana.

Kantor Miller memensiunkan seekor anjing. Sekarang, lembaga itu menggunakan anjing kedua untuk tugas pelacakan dan penangkapan saja, bukan untuk deteksi obat. Kantornya juga membeli seekor anjing baru yang tidak terlatih dengan aroma mariyuana. Dia akan bertugas untuk mendeteksi obat lain.

Miller mengatakan, tempatnya bekerja ingin membeli anjing pelacak narkoba kedua. Namun, dia tidak yakin kapan akan mendapatkan dana dalam anggaran kantornya.

Sheriff Cumberland County, Darrell Hodges, mengatakan kantornya baru-baru ini harus menghentikan K-9 pendeteksi obat-obatan. Dia mengatakan departemennya yang beranggotakan 17 orang tidak memiliki uang untuk membeli dan melatih anjing baru.

"Anda bekerja dengan mereka hari demi hari, dan mereka menjadi bagian dari Anda, dan untuk mengambilnya begitu saja agak sulit," kata Hodges.

Hodges berkata bahwa semuanya baik-baik saja bagi Mambo yang diadopsi oleh anggota yang menanganinya. 

"Anjing itu benar-benar menjalani kehidupan yang luar biasa. Dia memiliki kamar tidurnya sendiri di sebuah rumah dan semakin manja, " ujarnya.

Negara bagian lain yang sebelumnya telah melegalkan ganja harus melakukan penyesuaian serupa. 

"Trennya ada di mana-mana," kata direktur eksekutif Asosiasi Anjing Polisi AS, Don Slavik.

Slavik menyatakan, ketika anjing mendapatkan pelatihan perilaku, termasuk mengendus sesuatu, maka  itu tidak akan pernah hilang. 

"Mereka tidak ingin ada kesalahan, oleh karena itu mereka ingin mendatangkan anjing baru," katanya.[AP]

Komentar

Loading...