Akibat Banjir, Ratusan Kenderaan Terjebat Macet di Perbatasan Julok-Nurussalam

Akibat Banjir, Ratusan Kenderaan Terjebat Macet di Perbatasan Julok-Nurussalam
Akibat banjir, antrian panjang terjadi di jalan raya lintas Banda Aceh-Medan di perbatasan Julok-Nurussalam, Aceh Timur. Foto/cakradunia.co/Rachman

CAKRADUNIA.CO, Idi Rayeuk- Akibat banjir jalan lintas nasional Banda Aceh- Medan, tepatnya di Gampong Muedang Ara Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur mengalami kemacetan Parah hingga mencapai dua kilomter. Bahkan di Gampong Meudang Ara rumah warga yang terletak antara perbatasan Kecamatan Julok dan Nurussalam ikut terendam banjir,Sabtu (5/12/2020).

Menurut Ahmadi warga setempat, di depan terminal yang kini difungsikan sebagai pos Pemadam Kebakaran, genangan banjir sudah terjadi sejak pukul 04:30 WIB dan secara perlahan terus naik semakin tinggi.

Menurutnya, kemacetan akibat tergenangnya badan jalan sudah sejak tadi pagi, sehingga pengendara yang melintas harus bertahap dan sejumlah pengendara mengalami kematian mesin karena terendam air.

“Sejak tadi pagi air sudah menggenangi badan jalan dan rumah warga, banyak motor yang mati karena air, terus pengendaranya harus mendorong motornya. Ya, macet seperti ini,” ujarnya

Ia juga menyebutkan rumah warga di Gampong Meudang Ara tinggi airnya sudah sampai sepinggang orang dewasa, jadi banyak warga yang tidak bisa kemana-mana.

Dari pantauan cakradunia.co, polisi bersama warga membantu mengurai kemacetan di jalan lintas Banda Aceh – Medan.

Selain itu, akibat banjir di akhir tahun ini, ratusan hektar areal sawah warga yang baru saja ditanam di sejumlah gampong di kecamatan Kecamatan Julok dan Nurussalam Kabupaten Aceh Timur hancur dan hilang disapu banjir. Petani mengalami kerugian besar ditengah pandemi yang masih mengancam kehidupan warga.

"Padi  yang baru kami tanam rusak dan hanyut dibawa air, mudah-mudahan kerugian yang kami alami bisa dibantu oleh pemerintah, karena kami tak bisa memanen akhir tahun ini, "kata Abdullah warga setempat penuh harap. 

Rachman

Komentar

Loading...