Abdullah Hammoud Wali Kota Muslim Pertama Deaborn AS

Abdullah Hammoud Wali Kota Muslim Pertama Deaborn AS
Abdullah Hammoud Terpilih Wali Kota Muslim Pertama Deaborn. Abdullah Hammoud berkompetisi untuk menjadi wali kota Arab-Amerika pertama di Dearborn, Michigan, Amerika Serikat

CAKRADUNIA.CO, Dearborn - Muslim Arab-Amerika Abdullah Hammoud (31 tahun) terpilih menjadi wali kota pertama kota Dearborn, Michigan, Amerika Serikat. Kota Dearborn memang sudah lama dianggap sebagai ibu kota Arab di Amerika.

Hammoud menjadi pria Muslim Amerika pertama yang terpilih untuk mewakili distriknya pada Selasa (2/11). “Warga Dearborn berbicara dengan keras. Mereka menginginkan perubahan dan kepemimpinan yang berani untuk mengatasi tantangan yang kita hadapi,” kata Hammoud, dilansir The National News, Kamis (4/11).

Hammoud menyebut kampanye untuk menyatukan kota akan memberikan pemerintahan kota yang layak untuk Dearborn yang diisi oleh beberapa solusi bijaksana. Penghitungan suara tidak resmi terakhir pada Rabu menunjukkan Hammoud memiliki keunggulan yang tidak dapat dilewati melawan penantangnya, eks perwakilan negara bagian Gary Woronchak.

Hammoud menyerukan persatuan dalam pidato kemenangannya dan mencatat Dearborn harus memanfaatkan budaya inovatifnya untuk berkembang di tengah pandemi. “Dearborn memiliki semua yang dibutuhkan untuk berkembang. Kami memiliki wirausahawan inovatif dan perusahaan kota asal, budaya yang kaya, dan lingkungan yang bersemangat. Kami hanya perlu bersatu dan bekerja sama sebagai satu kota,” ujar dia.

Meskipun populasi lebih dari 100 ribu orang, sulit untuk mengetahui berapa banyak di Dearborn yang keturunan Arab karena Arab bukanlah pilihan dalam sensus AS. Perkiraan berkisar sekitar 40 ribu orang yang menjadikannya kota dengan konsentrasi tertinggi orang Arab dan orang-orang keturunan Arab di Amerika.

Ayah Hammoud datang dari Lebanon melalui Arab Saudi pada 1980-an. Ibunya yang berasal dari Bint Jbeil di Lebanon selatan berimigrasi ke Dearborn pada 1974. Dearborn adalah rumah bagi banyak pemuda Arab yang berorientasi politik dan kemenangan seperti yang dicapai Hammoud.

“Tidak hilang dari saya bahwa datang dari latar belakang minoritas, ada sejumlah hambatan untuk masuk ke politik dan sebagian besar bidang pelayanan publik. Kemenangan Hammoud sangat menginspirasi,” kata Organisator Politik Alabas Farhat (21 tahun) di Dearborn. [ROL]

Komentar

Loading...