Abaikan Perintah MA, Keuchik Dipecat Bupati Ramli Mengadu ke Wabup Banta

Abaikan Perintah MA, Keuchik Dipecat Bupati Ramli Mengadu ke Wabup Banta
Wabup Banta Puteh Syam dan penasehat Forum Persaudaraan Keuchik Aceh Barat M Salem (kanan) ketika gelar pertemuan dalam ruang rapat Setda Aceh Barat, Rabu (22/1/20). Foto/cakradunia.co/Fitriadilanta

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh - Forum Persaudaraan Keuchik Kabupaten Aceh Barat, Selasa (22/1/20) mendatangi Wakil Bupati Banta Puteh Syam guna menyampaikan sejumlah hal, terutama terkait diabaikannya perintah Mahkamah Agung (MA) untuk melantik kembali tiga keuchik yang menang kasasi Oktober 2019 lalu.

Kedatangan mantan keuchik dari berbagai gampong dalam Kabupaten Aceh Barat itu, diterima Wakil Bupati Banta Puteh di ruang rapat setdakab tanpa ditemani pejabat lainnya. Sedangkan dari perwakilan forum persaudaraan keuchik hadir 10 orang.

Dalam diskusi tersebut panjang itu, Wabup Banta Puteh mempersilahkan anggota forum keuchik untuk menyampaikan permasalahan untuk segera dicarikan jalan keluarnya.

"Silahkan disampaikan apa yang menjadi persoalan digampong, biar kita cari jalan keluar," pinta Banta Puteh santai

Mendengar permintaan tersebut, Keuchik Teupien Panah yang merupakan salah  satu keuchik pemenang gugatan di MA, Muhammad Saleh menyatakan, kedatangan mereka  ke Wabup sebagai bentuk silaturahmi dan menghargai orang tua untuk mendiskusikan sejumlah persoalan yang mereka alami selama ini.

“Salah satu persoalan penting yang kami minta pak Wabup, semua keuchik pemenang kasasi dan sudah diperintahkan MA segera dikembalikan ke jabatannya semula, tolong dijalankan aturan tersebut, karena itu menyangkut harga diri dan marwah kami,” ujarnya tegas.

Hal serupa juga disampaikan sejumlah perwakilan keuchik lainnya, bila tidak dilaksanakan pelantikan dalam waktu dekat ini. Maka, Forum Keuchik akan melakukan demonstrasi besar-besaran dan bertahan di kantor Bupati Aceh Barat.

Menyikapi tuntutan perwakilan keuchik, Wabup Banta Puteh berjanji akan segera melaporkan ke Bupati Ramli, karena kewenangan tersebut ada pada bupati. Sementara wakil bupati hanya menjalankan tugas sesuai ketentuan yang ada.

"Walaupun berat, segera akan saya sampaikan ke Pak Bupati, apapun hasilnya dalam waktu dekat ini akan saya kabarkan kembali kepada forum persaudaraan keuchik ini," janji Wabup yang terindikasi renggang dengan Bupati Ramli.

Wabup Aceh Barat Banta Puteh Syam saat memimpin rapat pertemuan dengan Forum Persaudaraan Keuchik Aceh Barat di Ruang Rapat Sekda, Rabu (22/1/20202). Foto/cakradunia.co/Fitriadilanta

Usai pertemuan, Keuchik Teupin Panah yang juga penasehat forum persaudaraan keuchik  M.Salem kepada cakradunia.co, Rabu (22/1/20)  menjelaskan, hasil pertemuan dengan wabup Aceh Barat bahwa tuntutan mereka akan disampaikan ke bupati untuk dilantik kembali keuchik yang pernah diberhentikannya.

Disinggung apakah sangat berselera sekali menjadi keuchik lagi, M.Salem secara tegas mengatakan, ini menyangkut harga diri dan marwah mereka yang terlanjur dituduh selama ini. Namun, hukum memihaknya, maka meminta dikembalikan jabatannya sebagaimana perintah MA. Setelah dilantik, mungkin saja mereka secara serentak akan mengundurkan diri.

"Tidak gampang melawan Bupati secara hukum. Namun, selama ini keuchik menang mulai dari PTUN Banda Aceh, Medan dan ke Mahkamah Agung diabaikan begitu saja. Maka, kami berjuang untuk segera dikembali oleh bupati," ujarnya

Bila Bupati tidak mau melaksanakan perintah Mahkamah Agung, dengan terpaksa mereka akan menggelar demonstrasi dan meminta dukungan dari berbagai pihak di Aceh Barat.

“Kami serius, karena kami selama ini dipermalukan. Maka, wajar kami menuntut hak untuk dikembalikan nama baik yang tercoreng di masyarakat,”tutupnya tegas.

Dari puluhan keuchik yang mengajukan kasasi ke MA, baru tiga yang telah turun putusan untuk dilantik kembali sebagai keuchik. Mereka masing-masing, Keuchik Gampong Keude Tanjong, Jaridon Hasyimi, Keuchik Marek, Fauzan dan Keuchik Teupin Panah M.Salem. Ketiganya berasal dari Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat.

Sehari sebelumnya sebagaimana pantauan cakradunia.co, para keuchik yang dipecat Bupati Ramli mengadakan pertemuan dengan Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Ramli.SE di warung kopi Indatu untuk membahas bagaimana meloby dan negosiasi agar keputusan MA dilaksanakan Bupati Ramli.

Fitriadilanta

 

Komentar

Loading...