7 Muslim Rohingya Kabur Dari Kamp Pengungsian

7 Muslim Rohingya Kabur Dari Kamp Pengungsian

CAKRADUNIA.CO, Bireuen - Tujuh pengungsi Rohingya yang saat selama ini ditempatkan di Kamp Pengungsian sementara Gedung SKB Bireuen, Jumat (21/12/2018) melarikan diri.

Ketujuh orang pengungsi yang melarikan diri tersebut semuanya laki - laki. Kepala Dinas Sosial Bireuen Drs Murdani yang dihubungi cakradunia melalui sambungan telepon membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, tadi pagi sekitar pukul 04:00 WIB, tujuh orang pengungsi telah kabur, tanpa sepengetahuan petugas dilokasi pengungsian," ujar Murdani kepada Cakradunia, Jumat sore (21/12/2018).

Setelah menerima laporan dari stafnya kadis Sosial Bireuen Murdani selanjutnya melaporkan hal tersebut kepada pihak Polsek Kota Juang dan Polres Bireuen.

"Selain melaporkan kepada pihak berwajib,kami juga sudah melaporkan hal ini kepada bapak Plt Gubernur melalui kadis Sosial Aceh," ujar Murdani.

Kepada Cakradunia, Murdani mengatakan bahwa ketujuh orang yang melarikan diri merupakan bahagian dari 79 orang yang saat ini menghuni SKB bireuen.

Kronologis kejadian ke tujuh pengungsi Rohingya diduga melarikan diri Jumat 21 Desember 2018 diprediksi sekitar pukul 04.00 Wib yang diduga lewat belakang Mushalla SKB arah barat SKB, sebab dari pintu depan dijaga oleh petugas Satpol PP.

Diketahuinya mereka kabur  diberitahukan oleh ketua rombongan Rohingya bernama Mohammad Rofiq (57), kepada petugas Tagana, Jumat 21 Desember 2018, pukul 08.00 Wib.

Setelah menerima informasi tersebut ketua Tagana Zulfikar GA dan anggota langsung melakukan pengecekan terhadap seluruh pengungsi, teryata benar telah hilang 7 orang.

"Setelah kami hitung ulang rutin setiap mau menjelang makan pagi pukul 08.00 Wib, teryata ada kekurangan orang tujuh orang, kami cek ke barak tidak ada lagi di barak. Sehingga anggota dari Tagana sempat mencari keseputaran SKB Cot Gapu dan sampai Matang Geulumpang Dua, tetapi mereka tidak ditemukan," jelas Zulfikar alias Adun Tagana.

Selanjutnya Ketua Tagana Zulfikar GA memberitahukan kepada Kadinsos Drs Murdani Jumat (21/12) pukul 12.15 Wib, dan Kepala Keamanan Barak Ruslan Abdul Gani dan anggota Satpol PP melapor ke Polsek Kota Juang, perihal kaburnya pengungsi tersebut sekarang sudah dalam penaganan pihak kepolisian.

"Kita juga sudah laporkan kejadian ini ke UNHCR dan Imigrasi Lhokseumawe," papar Zulfikar GA alias Adun tagana.

Dari 79 orang tersebut 44 orang laki - laki, 27 orang perempuan, dan 8 orang diantaranya  masih balita. Mereka merupakan etnis Rohingya yang terdampar di Kuala Raja pada tanggal 20 April yang lalu.

Berikut nama - nama pengungsi yang melarikan diri:
1. Shobbir Ahmad, 19 tahun
2. Mohammad Shobbir, 40 tahun
3. Mohammad Waras, 15 tahun
4. Mohammad Shorif, 15 tahun
5. Zakir Husson, 23 tahun
6. Mohammad Yusuf, 20 tahun
7. Abdul Hamid, 20 tahun. (Zul/FCS)

Komentar

Loading...