51 Masjid Singapura Terima Hewan Qurban

51 Masjid Singapura Terima Hewan Qurban
Masjid An Nur di Singapura. Foto/Beritaharian

CAKRADUNIA.CO, Singapura - Pemotongan hewan qurban di Hari Raya Haji akan dilakukan pada pertengahan Agustus mendatang. Sebanyak 51 masjid di Singapura telah menerima pendaftaran penyembelihan serta pembagian hewan kurban kepada yang membutuhkan.

"Sebanyak 51 masjid naik dari 42 di tahun lalu, akan menawarkan layanan mereka untuk memfasilitasi ritual yang dimodifikasi," kata Dewan Agama Islam Singapura (Muis) dalam sebuah pernyataan kemarin, dilansir dari The Straits Times, Rabu (9/6).

Menurut MUIS, untuk kedua kalinya di masa pandemi Covid-19, hewan qurban akan disembelih dan didatangkan dari Australia, kemudian diangkut ke Singapura. Hal ini dikarenakan masih adanya penularan Covid-19 di masyarakat.

MUIS juga menjelaskan, setiap masjid akan menyediakan hingga 120 domba yang akan menjadi hewan qurban. Domba-domba tersebut masing-masing dihargai antara 320 dolar AS (Rp 4,5 juta) dan 370 dolar AS (Rp 5,2 juta).

Pendaftaran hewan qurban telah dibuka pada Selasa (8/6) dan akan ditutup pada 13 Juli. Pembagian untuk peserta tergantung pada ketersediaan dan akan diberikan berdasarkan siapa yang datang lebih dulu. 

Mereka yang ingin melakukan qurban dapat mendaftar di web masjid yang berpartisipasi dan melakukan pembayaran secara langsung. Untuk mematuhi langkah-langkah manajemen yang aman, pendaftaran di tempat hanya tersedia dengan janji temu.

Pendaftar yang berhasil akan menerima daging dingin dan sudah dikemas mulai 24 Juli. 

"Masjid dan vendor yang ditunjuk berpartisipasi dalam ritual tahun ini harus mematuhi persyaratan Badan Pangan Singapura untuk impor, penyimpanan dan distribusi produk daging," kata MUIS.

Daging pertama akan didinginkan di Australia dan kemudian diangkut ke Singapura. Standar kebersihan yang tinggi akan dipatuhi dan akan ada slot distribusi dan pengumpulan yang tidak teratur.

Sebagian dari daging itu juga akan dibagikan kepada para penerima manfaat. Sedangkan untuk distribusi kepada orang miskin dan membutuhkan, masjid akan memfasilitasi pengiriman tanpa kontak.

"Pemotongan hewan qurban merupakan wujud kasih sayang dengan berbagi daging kepada orang-orang yang kurang mampu, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini,” kata Muis.

Tahun ini, Muis akan memperpanjang distribusi hingga pertengahan Agustus untuk menjaga semangat qurban tetap hidup dan terhubung dengan keluarga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

Komite Pengorbanan Masjid Singapura akan memobilisasi sahabat dan relawan masjid dalam mendistribusikan daging qurban sesuai dengan pedoman pengelolaan yang aman. Pada 15 Agustus tahun lalu, lebih dari 100 rumah menerima daging kurban dari sekitar 2.940 domba yang dikorbankan di Australia.

[the straits times]

Komentar

Loading...