28 Jam Hujan Guyur Pantai Barat Aceh, Sejumlah Bencana Alam Terjadi

28 Jam Hujan Guyur Pantai Barat Aceh, Sejumlah Bencana Alam Terjadi
Akibat hujan badan Jalan di Sungai Mas Aceh Barat longsor.

CAKRADUNIA.CO, Meulaboh - Sejak Senin siang hingga Selasa malam (28/7/20) hujan berintensitas sedang turun di Aceh Barat, sehingga terjadi sejumlah bencana alam yang meresahkan masyarakat

Menurut informasi yang dihimpun cakradunia.co dari berbagai media sosial, laporan warga dari sejumlah gampong telah dilanda banjir, pohon tumbang dan akses jalan terputus sehingga tak dapat di lalui seperti di kecamatan Sungai Mas Aceh Barat.

Selain air yang tergenang di jalan, berbagai gampong juga dilaporkan rumah warga mulai terendam termasuk fasilitas umum seperti daerah pasi mesjid dan penaga paya kecamatan Meurebo

Dari kecamatan Woyla jalan Ateung Teupat sudah tak dapat dilalui lagi, dari Facebook Keuchik Ie Itam Teunong juga di upload bahwa sawah masyarakat dilanda banjir pada saat ini sedang berlangsung panen, terpaksa masyarakat dalam hujan mengevakuasi padi yang sudah dipotong karena khawatir terjadi banjir besar tak dapat diselamatkan hasil panen mereka

Dalam kota Meulaboh pantauan cakradunia.co hingga Selasa menjelang malam ruas Jalan Nasional masih tergenang air hujan, lapak para pedagang kue musiman untuk lebaran di pinggir jalan tutup total dan tidak terlihat pedagang di area tersebut.

Banjir genangi komplek SMAN 1 Meureubo, Aceh Barat.

Di lintas jalan negara Meulaboh-Tapak Tuan tepatnya di Gampong Peunaga telah tumbang sebatang pohon milik pemerintah nyaris mengenai rumah warga, mengakibatkan lalu lintas terhenti sementara, terlihat petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat bersama warga berusaha memindahkan pohon tersebut agar lalu lintas tak lagi terhambat

Pengakuan  warga  Gampong Ujong Baroh kecamatan Johan Pahlawan Aceh Barat Yusdaniar, akibat hujan dari senin kemarin hingga Selasa sore belum berhenti telah membuat sejumlah rumah terendam air luapan  paret jalan, diperkirakan akan terus bertambah jika hujan tidak berhenti.

"Karena hujan terus terjadi, rumah kami akhirnya masuk air, namanya musibah ya kita Terima, semoga hujan tidak terus terjadi, " ujarnya sedih

Hingga berita ini dikirimkan ke redaksi, hujan masih turun dan jalan - jalan sepi tak seperti biasanya, hanya terlihat sejumlah mobil dan sepeda motor saja  yang melintas di tengah kota Meulaboh.

Fitriadilanta

iklan flayer Gub3

Komentar

Loading...